JITEX 2026 Nyalakan Ekonomi Jakarta ke Pasar Global

  • 14 Sep 2026 15:40 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • JITEX 2026 mempertemukan UMKM, buyer, investor, dan mitra bisnis nasional maupun internasional
  • Business matching menjadi strategi agar UMKM tidak sekadar berpameran, tetapi mendapatkan akses transaksi dan pasar baru.
  • JITEX 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat Jakarta sebagai kota global dan pusat perdagangan serta investasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Bagaimana jika sebuah pameran tidak berhenti pada deretan booth dan transaksi selama beberapa hari? Bagaimana jika setiap pertemuan di dalamnya justru menjadi pintu menuju pasar, investasi, dan kerja sama yang lebih panjang?

Gagasan itulah yang dibawa Jakarta International Investment, Trade, Tourism and SMEs Expo atau JITEX 2026. Mengusung tema “Ignite The Economy”, JITEX dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha, buyer, investor, hingga mitra internasional dalam satu ekosistem perdagangan dan investasi.

Hal tersebut menjadi bahasan dalam program Beranda Asta Cita subprogram UMKM RRI Pro 1 Jakarta, Senin, 14 September 2026, bersama Kepala Bidang UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DKI Jakarta, Juremi, serta Direktur Operasional Spectindo, Herlina Dole. Dialog dipandu penyiar Andes Satria.

JITEX 2026 akan berlangsung 16–19 September 2026 di Jakarta International Expo atau JIExpo Kemayoran. Ajang ini menjadi penyelenggaraan ketiga dan kembali diarahkan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global sekaligus pusat perdagangan, investasi, pariwisata, dan pengembangan UMKM.

“JITEX bukan sekadar pameran. Intinya adalah mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan buyer dan investor dari dalam maupun luar negeri, sehingga peluang yang muncul bisa berkembang menjadi transaksi dan kerja sama nyata,” demikian gambaran JITEX dalam guiding notes dialog.

Dari Explore hingga Thrive

Tema “Ignite The Economy” menjadi penanda bahwa JITEX ingin menggerakkan ekonomi, bukan sekadar mempertemukan orang dalam sebuah acara.

Konsep tersebut diterjemahkan melalui empat tahapan, yakni Explore, Deal, Commit, dan Thrive. Explore menjadi tahap mencari peluang, Deal mempertemukan pelaku usaha dengan mitra dan mendorong transaksi, Commit membangun kerja sama jangka panjang, sementara Thrive menjadi tahap ketika bisnis berkembang dan UMKM naik kelas.

“JITEX kami rancang agar pertemuan bisnis tidak berhenti pada promosi. Ada perjalanan dari menemukan peluang, melakukan transaksi, membangun komitmen, sampai akhirnya bisnis bisa tumbuh dan UMKM naik kelas.”

Konsep tersebut juga diperkuat melalui business matching. Berbeda dengan pola pameran konvensional yang membuat pelaku usaha hanya menunggu pengunjung datang ke booth, JITEX menjadwalkan pertemuan langsung antara UMKM dengan buyer, distributor, dan perusahaan ritel.

“UMKM tidak hanya membuka booth dan menunggu calon pembeli. Melalui business matching, mereka dipertemukan secara langsung dengan buyer, distributor, maupun perusahaan ritel yang potensial.”

Website resmi JITEX juga menempatkan business matching sebagai salah satu program utama, berupa pertemuan terjadwal antara buyer, investor, dan exhibitor untuk membuka akses pasar baru, termasuk pasar internasional.

UMKM Jakarta Dibawa Bertemu Pasar Global

Bagi pelaku UMKM, kesempatan bertemu buyer menjadi bagian penting untuk memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan pasar.

Melalui JITEX, produk lokal tidak hanya diperkenalkan kepada konsumen, tetapi juga diarahkan untuk masuk ke jaringan bisnis yang lebih luas. Pemerintah DKI Jakarta sebelumnya juga menegaskan JITEX menjadi ruang bagi UMKM dan produk unggulan Indonesia untuk mendapatkan akses menuju pasar internasional.

“Yang ingin kita dorong adalah bagaimana produk UMKM Jakarta tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi memiliki kesempatan masuk ke jaringan perdagangan dan pasar yang lebih luas.”

JITEX 2026 juga menghadirkan Business Matching P3DN Pemprov DKI Jakarta yang menghubungkan pelaku usaha dengan kebutuhan belanja pemerintah daerah. Pelaku usaha juga mendapatkan sosialisasi dan pendampingan agar produknya memenuhi persyaratan.

Bukan Hanya untuk Pengusaha

Menariknya, JITEX tidak hanya ditujukan bagi pelaku bisnis. Masyarakat umum juga dapat menikmati berbagai kegiatan yang disiapkan selama empat hari penyelenggaraan.

Ada JITEX Culinary Festival, pertunjukan budaya, workshop komunitas, berbagai aktivitas panggung, hingga JITEX Concert. Produk yang ditawarkan pun dapat dibeli langsung, mulai dari makanan, fesyen, kerajinan, hingga oleh-oleh khas Jakarta.

“JITEX juga kami buka untuk masyarakat. Jadi, kalau bukan pengusaha pun tetap bisa datang, menikmati kuliner, melihat produk-produk lokal, mengikuti kegiatan komunitas, sampai menikmati hiburan.”

Agenda resmi JITEX memang mencakup pameran produk lokal, business matching, forum bisnis dan investasi, talkshow, workshop, serta berbagai kegiatan pendukung.

Semangat Lima Abad Jakarta

JITEX 2026 juga memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari rangkaian menuju lima abad Jakarta. Kota yang selama berabad-abad dikenal sebagai pusat perdagangan kini kembali menunjukkan perannya dengan koneksi yang semakin luas ke pasar global.

“Kalau Jakarta sudah lima abad dikenal sebagai kota dagang, JITEX menjadi salah satu cara menunjukkan bahwa peran tersebut masih hidup. Bedanya, sekarang Jakarta terhubung dengan jaringan perdagangan dan bisnis global.”

JITEX 2026 ditargetkan menjadi platform yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, buyer, investor, dan mitra internasional sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai economic hub. Pemprov DKI bahkan menargetkan potensi transaksi dan investasi mencapai Rp16 triliun.

Dengan berbagai rangkaian tersebut, JITEX 2026 mencoba mengubah cara melihat sebuah pameran. Bukan sekadar tempat memajang produk, melainkan ruang untuk membuka pintu baru: dari produk lokal menuju pasar global, dari pertemuan menuju transaksi, dan dari transaksi menuju pertumbuhan usaha.

Dan bagi UMKM Jakarta, “Ignite The Economy” bukan sekadar slogan. Ia menjadi ajakan untuk berani melihat lebih jauh—bahwa produk lokal pun memiliki kesempatan untuk tumbuh, terhubung, dan bersaing di pasar dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....