Muhaimin Nilai Perbaikan Tata Kelola MBG Tingkatkan SDM

  • 24 Jun 2026 19:07 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menilai langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan pemerintah, merupakan upaya tepat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembenahan program akan membuat pelaksanaan MBG semakin efektif dan tepat sasaran.

Di lansir dari antaranews.com, Muhaimin menyatakan penetapan skala prioritas penerima manfaat, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, merupakan kebijakan yang sangat tepat. Kelompok itu dinilai menjadi pihak yang paling membutuhkan intervensi gizi, untuk mendukung pertumbuhan generasi masa depan.

Menurutnya, fokus pada kelompok rentan itu, dapat mempercepat upaya penurunan angka stunting di Indonesia. "Dengan pemenuhan kebutuhan gizi yang lebih terarah, manfaat Program MBG diharapkan dapat dirasakan secara lebih efektif, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat," ujarnya, Selasa, 23 Juni 2026.

Meski demikian, Muhaimin menegaskan, penetapan prioritas tidak berarti pemerintah mengabaikan kelompok penerima manfaat lainnya. "Dalam kondisi tertentu, pemerintah perlu memastikan kelompok yang paling rentan memperoleh perhatian utama, agar tujuan program dapat tercapai secara optimal," katanya.

Selain penajaman sasaran penerima manfaat, Muhaimin juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola, dan manajemen kelembagaan dalam pelaksanaan Program MBG. Ia berharap, seluruh pihak yang terlibat dapat duduk bersama, untuk mencari solusi terbaik, agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif, dan sesuai dengan arahan Presiden.

Pemerintah terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap Program MBG, guna memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Perbaikan tata kelola itu, diharapkan mampu mendukung terciptanya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045. (Kristison Effendi - mahasiswa magang Universitas Bunda Mulia)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....