Wali Kota Jakarta Timur Munjirin Lepas Mudik Gratis untuk Disabilitas Netra
- 18 Mar 2026 10:38 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin melepas peserta mudik gratis bagi orang dengan disabilitas netra bersama keluarga, di Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Rabu, 18 Maret 2026. Program ini diinisiasi oleh Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia dan Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia.
Munjirin mengatakan, sebanyak empat bus diberangkatkan menuju sejumlah daerah di pulau Jawa. Peserta mudik akan difasilitasi perjalanan kembali ke Jakarta pada periode arus balik.
“Diberangkatkan 4 bus menuju ke kota-kota yang ada di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. Nanti balik lagi tanggal 26 Maret. [Program ini diselenggarakan] setiap tahun dengan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk penyediaan busnya,” kata Munjirin usai melepas peserta mudik.
Presiden Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia, Arif Pribadi mengatakan jumlah peserta mencapai sekitar 250 orang termasuk anggota keluarga yang mendampingi. Program ini telah berjalan hampir lima tahun dan seluruh fasilitas diberikan tanpa biaya.
“Alhamdulillah kita bisa memfasilitasi sahabat kita yang sudah hampir 5 tahun ini kita menyelenggarakan mudik bersama. Terima kasih Pak Wali Kota Jakarta Timur bisa hadir melepas teman-teman tunanetra. Totalnya [peserta] kurang lebih ada 250 orang, sama keluarga (pendamping) mereka,” ujar Arif di acara yang sama.
Salah satu peserta mudik, Khoirun, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut karena sudah lama tidak pulang kampung. Ia menyebut terakhir kali pulang terjadi saat sebelum pandemi COVID-19.
“Alhamdulillah [program mudik gratis khusus ini] membantu kami yang memang saya sendiri sudah lama nggak pulang, baru ini pulang karena terbantu. Terakhir pulang pas Corona,” kata Khoirun yang ditemui RRI Jakarta saat sedang bersiap di dalam bus.
Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia, Yogi Madsuni mengatakan program ini dirancang khusus sebagai mudik ramah disabilitas netra. Ia menekankan pentingnya pendampingan keluarga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan peserta selama perjalanan.
"Artinya ini adalah mudik yang ramah disabilitas, terutama disabilitas netra. Karena itu secara khusus dan didampingi oleh keluarga. Jadi insyaallah mudik ramah disabilitas ini adalah aman dan nyaman,” kata Yogi di acara yang sama.
Dari informasi yang diterima, rute mudik mencakup jalur Pantura seperti Indramayu, Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, Semarang, Demak, dan Kudus. Selain itu, tersedia jalur tengah menuju Magelang, Yogyakarta, Klaten, Wonogiri, Boyolali, Sukoharjo, Solo, serta jalur selatan meliputi Padalarang, Nagreg, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, hingga Wates.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....