Pemanasan Global yang Signifikan Akibatkan Krisis Iklim

  • 19 Agt 2024 10:09 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Model baru sistem iklim bumi menunjukkan jika pemanasan global melampaui tujuan utama dari Perjanjian Paris, maka akan memicu serangkaian titik kritis terjadinya krisis iklim. Untuk pertama kalinya pada tahun 2023, suhu rata-rata dalam setahun melampaui satu derajat celcius di atas suhu pra industri, yang hampir melampaui ambang batas Perjanjian Paris yaitu 1,5 derajat celcius.

Melansir Sciencealert, ketika bagian dari sistem iklim mencapai ambang batas kritis, maka akan mengakibatkan perubahan iklim yang lebih parah dan cepat. Para ahli memperingatkan bahwa hal ini berpengaruh pada sistem arus utama Samudera Atlantik, hutan hujan Amazon, lapisan es Greenland, dan lapisan es Antartika Barat.

Menurut Tessa Moller dan Annika Ernest Hogger, ilmuwan iklim dari Universitas Postdam Jerman, sistem Samudera Atlantik diperkirakan dapat runtuh pada tahun 2050. Terlebih jika pencairan lapisan es di Greenland mencapai titik yang tidak dapat dikembalikan lagi.

Sistem biosfer seperti hutan hujan Amazon juga dapat mengubah sistem iklim yang berakibat bencana. Para ahli berpendapat, hutan hujan telah mengeluarkan lebih banyak karbon daripada yang diserapnya sehingga berkontribusi terhadap pemanasan global.

Menggunakan model konseptual, Moller dan Hogner bersama tim peneliti, menilai ancaman tipping risk atau resiko besar dalam sistem bumi, baik dalam jangka pendek (tahun 2100), jangka menengah (hingga tahun 2300) dan jangka panjang (setelah 50.000 tahun). Model ini ini menunjukkan berdasarkan tingkat pemanasan global saat ini akan meningkatkan resikonya menjadi dua kali lipat yaitu 76 persen.

Meski model iklim saat ini masih terbatas, para ilmuwan mencoba peluang untuk menangkal emisi antropogenik dengan intervensi yang cepat dan menstabilkan lapisan es sebelum terjadinya tipping risk. Mencapai nol emisi gas rumah kaca pada tahun 2100, disebutkan akan menjadi elemen penting untuk meminimalkan tipping risk dalam jangka panjang. (JR)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....