Sekolah Berbasis STEM dan AI Hadir di Tangerang 2027, Sediakan Beasiswa

  • 07 Agt 2026 15:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Inspirasi Schools di kawasan CitraRaya Tangerang ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.
  • Pendidikan akan fokus pada STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), Artificial Intelligence (AI) nilai kehidupan, dan nilai spiritual.
  • Beasiswa disiapkan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Selain itu, siswa yang mengalami perubahan kondisi ekonomi keluarga dapat memperoleh pendidikan gratis hingga lulus.

RRI.CO.ID, Tangerang - Sekolah Inspirasi yang sedang dikembangkan di kawasan CitraRaya, Tangerang, diproyeksikan mengusung pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics atau STEM. Sekaligus memperkuat pembelajaran kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).

Pengelola sekolah mulai menyiapkan kebutuhan tenaga pengajar jauh sebelum sekolah beroperasi. Proses pencarian guru dilakukan sekitar tujuh hingga delapan bulan sebelumnya melalui sejumlah perguruan tinggi, termasuk lembaga pendidikan calon guru atau teacher training college.

"Kita sudah spotting guru jauh sebelumnya. Biasanya tujuh sampai delapan bulan sebelumnya kita sudah hunting guru," kata Jaspal Sidhu, Founder Inspirasi Schools kepada wartawan usai kegiatan topping-off, Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurut dia, guru yang direkrut nantinya tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengajarkan STEM, AI, serta nilai-nilai kehidupan kepada siswa. Nilai spiritual juga disebut menjadi bagian penting dalam pendidikan yang akan dikembangkan.

Sekolah tersebut dirancang hadir hingga jenjang sekolah menengah atas (SMA), sehingga siswa dapat mengikuti pendidikan secara berkelanjutan dari tingkat awal hingga high school.

Mencari Mitra dengan Visi Pendidikan

Pemilihan lokasi sekolah di Tangerang tidak semata-mata didasarkan pada pertimbangan bisnis. Pengembangan sekolah dilakukan melalui kemitraan dengan pihak yang memiliki kepedulian dan visi yang sama terhadap pendidikan.

Jaspal menegaskan, pihaknya tidak memiliki target untuk membangun puluhan sekolah. Fokus utamanya adalah menemukan mitra yang memiliki komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

"Saya bukan mau bikin 20 sekolah. Saya hanya mencari partner yang punya hati yang sama," ujarnya menegaskan.

Ia menyebut, keberadaan sekolah berkualitas juga dapat memberikan dampak lebih luas terhadap perkembangan kawasan. Kehadiran sekolah dapat meningkatkan aktivitas masyarakat, menarik keluarga untuk tinggal di sekitar kawasan, sekaligus menciptakan ekosistem baru.

"Kalau ada sekolah, traffic akan ke sana, keluarga akan pindah ke sana. Jadi is a bigger impact. Tapi kalau sekolah top, not so big business," ujarnya.

Biaya Pendidikan dan Beasiswa

Meski besaran biaya pendidikan untuk sekolah yang ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027 belum diumumkan secara resmi, pengelola menyatakan telah memiliki gambaran mengenai biaya yang akan diterapkan dengan mempertimbangkan prinsip keterjangkauan. Selain itu, program beasiswa juga disiapkan bagi siswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Komitmen tersebut tidak hanya ditujukan kepada calon siswa baru. Pengelola menyatakan siswa yang sudah bersekolah di jaringan sekolah mereka juga akan mendapatkan dukungan apabila kondisi ekonomi keluarganya berubah secara drastis.

Jika orang tua siswa mengalami musibah dan tidak lagi mampu membayar biaya pendidikan, siswa tersebut dapat memperoleh pendidikan secara gratis hingga menyelesaikan sekolah. "Kalau terjadi sesuatu kepada orang tuanya dan mereka tidak mampu bayar, mereka itu dianggap gratis sampai lulus," katanya.

Kebijakan tersebut disebut pernah diterapkan ketika pandemi COVID-19. Saat itu, sejumlah keluarga mengalami kehilangan orang tua maupun kesulitan ekonomi akibat kondisi usaha yang memburuk. "Jangan sampai sudah jatuh ditimpa tangga," ujarnya.

Dengan konsep tersebut, sekolah yang dipersiapkan untuk 2027 diharapkan tidak hanya menjadi ruang pembelajaran STEM dan AI, tetapi juga menghadirkan pendidikan yang inklusif dengan perhatian terhadap nilai, karakter, serta kondisi sosial ekonomi peserta didik.

Sementara itu, perwakilan pengembang proyek Inspirasi Citra Raya Tangerang, Mary Octo Sihombing, mengatakan pembangunan sekolah tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas dan menyeluruh.

Inspirasi Citra Raya Tangerang direncanakan mulai menerima siswa pada 2027, dengan tahun ajaran baru diproyeksikan dimulai pada Juli 2027. "Kita harapkan bisa berjalan baik ke depan. Rencananya akan dibuka tahun 2027, berarti semester satunya bulan Juli tahun depan," kata Octo.

Ia berharap kehadiran sekolah tersebut dapat memberikan pilihan pendidikan yang lebih lengkap bagi masyarakat, sekaligus mendorong siswa memiliki karakter, akhlak, dan semangat belajar yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....