UNJ Dorong Guru Kuasai AI dan AR untuk Perkuat Pembelajaran Digital

  • 11 Agt 2026 12:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • UNJ tingkatkan kompetensi digital guru SMP dan SMK YPI Ar-Rusydah melalui pelatihan pemanfaatan AI dan Augmented Reality (AR).
  • Pelatihan digelar Prodi PTIK FT UNJ melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Laboratorium Komputer PTIK FT UNJ, Rawamangun, Sabtu, 8 Agustus 2026.
  • Pelatihan diharapkan mendorong guru menghadirkan inovasi teknologi di ruang kelas dan meningkatkan kecakapan digital generasi muda.

RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus mendorong peningkatan kompetensi digital guru. Salah satunya melalui pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran.

Upaya tersebut dilakukan Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Teknik UNJ melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), di Laboratorium Komputer PTIK FT UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Pelatihan tersebut diikuti para guru SMP dan SMK dari Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Ar-Rusydah, Jatinegara Kaum, Jakarta Timur. Kegiatan diarahkan untuk mempercepat penguasaan teknologi digital sekaligus membantu guru mengintegrasikan AI dan AR dalam proses pembelajaran.

Koordinator Program Studi PTIK FT UNJ, Muchammad Ficky Duskarnaen, mengatakan penguasaan teknologi menjadi kebutuhan strategis bagi pendidik di tengah transformasi digital.

"Di era transformasi digital, integrasi AI dan AR bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis untuk mencetak pendidik yang adaptif dan siap mencerdaskan generasi mendatang," ujarnya saat membuka kegiatan.

Tim pengabdi dan peserta berfoto bersama usai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi PTIK Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi digital guru melalui pemanfaatan teknologi AI dan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran (Foto: Dok. FT UNJ)

Dalam pelatihan tersebut, tim pengabdi PTIK FT UNJ menghadirkan tiga fokus utama yang memadukan teknologi AI dan AR. Pertama, guru mendapatkan penguatan kompetensi coding dan AI melalui platform AR yang dapat memvisualisasikan materi abstrak menjadi lebih interaktif. Pendekatan tersebut diharapkan membantu guru menghadirkan pengalaman belajar yang lebih mudah dipahami peserta didik.

Kedua, peserta mempraktikkan pemanfaatan AI untuk menyusun berbagai perangkat pembelajaran. Mulai dari modul ajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), hingga instrumen evaluasi Kurikulum Merdeka.

Ketiga, guru dibekali strategi memanfaatkan AI sebagai asisten pembelajaran untuk membantu merancang pembelajaran berdiferensiasi secara lebih adaptif sesuai kebutuhan peserta didik.

Wakil Kepala Sekolah YPI Ar-Rusydah, Intan Berliana, S.Pd, mengapresiasi materi yang diberikan. Ia menilai pembelajaran ini memberikan pemahaman praktis mengenai pemanfaatan AI untuk kebutuhan pembelajaran.

"Dulu kami hanya tahu ChatGPT secara umum dengan satu keyword, namun di sini kami dituntun dari A sampai Z. Pembuatan RPP dan bahan ajar yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu kini bisa lebih cepat, mudah, dan hasilnya sesuai untuk diterapkan," kata Intan.

Kegiatan PKM PTIK FT UNJ tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis teknologi. Selain mendukung agenda nasional Asta Cita dalam penguatan SDM, kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan tidak hanya memahami penggunaan AI dan AR, tetapi mampu mengimplementasikannya secara tepat dalam pembelajaran. Inovasi tersebut diharapkan turut membentuk generasi yang semakin adaptif dan cakap digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....