Kenali Dampak Negatif Media Sosial yang Perlu Kamu Ketahui
- 19 Jul 2026 17:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental pengguna.
- Kebiasaan membandingkan diri dengan kelebihan orang lain di media sosial dapat memicu perasaan kurang atau iri hati pada diri sendiri.
- Penggunaan media sosial yang tidak bijak juga berpotensi menyebabkan kecanduan yang tidak terhindarkan, sehingga mengganggu rutinitas sehari-hari.
RRI.CO.ID, Jakarta - Penggunaan media sosial saat ini merupakan hal yang sangat lumrah bagi semua orang. Tetapi penggunaan yang tidak bijak bisa membuat media sosial menjadi platform yang tidak sehat.
Melansir dari Alodokter, salah satu dampak negatif media sosial adalah memunculkan ketidakpuasan pada diri sendiri. Hal ini disebabkan oleh kita yang sering melihat kelebihan orang-orang yang membuat kita merasa kurang atau bahkan iri.
Dampak negatif lain dari pemakaian berlebihan adalah mengganggu jam tidur, yang merupakan kegiatan yang sangat krusial bagi kita. Saat membuka media sosial di malam hari, sering kali kita melakukan "doomscroll" yang membuat kita tertidur telat.
Efek lainnya adalah munculnya sifat Fear of Missing Out (FOMO) yang ditandai dengan ketakutan berlebihan akan ketinggalan sesuatu. Orang yang mengalami FOMO takut jika orang lain bersenang-senang dan ia tidak menjadi bagian dari hal itu.
Adapun dampak yang paling dikhawatirkan yakni meningkatnya hormon dopamin yang bisa memicu kecanduan karena menimbulkan perasaan senang. Produksi dopamin berkembang saat otak mengenali aktivitas bermain media sosial sebagai sesuatu yang menyenangkan yang harus terus dilakukan.
Jika kamu merasa terkena dampak buruk seperti yang sudah disebutkan, ada beberapa solusi yang bisa kamu lakukan. Salah satunya adalah membatasi pemakaian ponsel dalam sehari, misalnya hanya bermain selama tiga jam.
Selain itu, menjauhkan dan mematikan notifikasi gadget sebelum rehat agar waktu tidur tidak terganggu. Hal ini dilakukan guna memberi jarak waktu untuk membiarkan mata dan pikiran beristirahat. (Shafira Nursyifa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....