Pendaratan Manusia di Bulan Ditunda Hingga September 2026
- 11 Des 2025 17:53 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: NASA secara resmi mengumumkan perubahan pada jadwal Program Artemis. Misi penting Artemis III, yang bertujuan untuk membawa manusia kembali ke bulan, dijadwalkan kembali untuk September 2026. Disebutkan bahwa penundaan ini dilakukan untuk memberikan prioritas lebih besar pada keselamatan awak dan memberikan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan sistem pendaratan utama.
Penyebab Penundaan: Keselamatan Awak dan Starship
Administrator NASA, Bill Nelson dalam pernyataan resmi di NASA Official Statement on Artemis Schedule Changes, mengungkapkan bahwa penundaan dilakukan demi alasan keamanan di mana penundaan ini diperlukan mengingat kompleksitas teknologi yang terus berkembang.
"Kami menyesuaikan jadwal untuk memberikan tim Artemis lebih banyak waktu untuk mengatasi tantangan pengembangan, tantangan integrasi, dan tantangan operasional yang belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap Nelsen yang dikutip dari nasa.gov dan menekankan bahwa keselamatan awak tetap menjadi prioritas utama.
Alasan terbesar berasal dari proses sertifikasi Human Landing System(HLS) atau Sistem Pendaratan Manusia yang memakai roket raksasa Starship milik SpaceX. Diungkapkan bahwa Starship wajib melewati serangkaian test yang sangat ketat termasuk teknologi-teknologi krusial seperti transfer propellan in-orbit antar roket.
"Human Landing System(HLS) atau Sistem Pendaratan Manusia harus terbukti mampu dalam pengisian bahan bakar antar roket di orbit bumi, sebuah proses yang belum pernah dilakukan uji coba dalam skala ini serta serangkaian percobaan pendaratan sukses tanpa kru di bulan," demikian pernyataan resmi dari laman NASA terkait pembaruan sistem pendaratan manusia atau Human Landing System(HLS).

Konsep artistik ini menunjukkan Sistem Pendaratan Manusia (HLS) Starship milik SpaceX di Bulan. NASA bekerja sama dengan SpaceX untuk mengembangkan Starship HLS guna membawa astronot dari orbit bulan ke permukaan Bulan dan kembali untuk Artemis III dan Artemis IV sebagai bagian dari kampanye Artemis NASA. Dengan tinggi sekitar 165 kaki (50 m), Starship HLS akan memiliki tinggi yang hampir sama dengan gedung 15 lantai. Lift di Starship HLS akan digunakan untuk mengangkut awak dan kargo antara wahana pendarat dan permukaan Bulan.
Foto milik SpaceX
Uji Penerbangan Artemis II Tahun Depan
Meskipun jadwal pendaratan tertunda, namun fokus saat ini beralih pada misi Artemis II, penerbangan dengan kru pertama menuju orbit Bulan. Misi ini telah dijadwalkan diluncurkan pada September 2025
Pada misi ini Artemis membawa empat astronot untuk sepenuhnya menguji kapsul Orion yang merupakan sistem pendukung hidup, komunikasi, dan prosedur darurat sebelum para kru diijinkan mendarat di permukaan bulan.
Kutub Selatan Bulan adalah Target Penting
Jika Artemis III sukses mendarat sempurna di tahun 2026, maka selanjutnya ditargetkan pendaratan di "Kutub Selatan Bulan". Wilayah ini dipilih karena dipercaya kaya akan es air yang secara permanen terletak di kawah yang berada dalam bayangan. Air ini dapat dies ktrak dan dikonversi menjadi oksigen dan bahan bakar roket, sebuah konsep penting dan vital untuk membangun pangkalan jangka panjang.
Saat ini, program robotik komersial, CPLS (Commercial Lunar Payload Services) terus melanjutkan mengirim instrumen ke Kutub Selatan untuk memetakan dan mengonfirmasi keberadaan sumber daya ini dalam persiapan menyambut kedatangan manusia.
Penundaan jadwal dianggap sebagai sebuah langkah realistis dalam persaingan angkasa kontemporer di mana focus telah dialihkan dari sekedar mencapai bulan (seperti era Apollo) ke pengembangan keberadaan manusia secara permanen.
Penundaan Artemis III adalah jeda strategis untuk menjamin keberhasilan dan keselamatan misi. Ini bukanlah akhir dari perjalanan. NASA menegaskan bahwa setiap langkah menuju Bulan merupakan bagian dari tujuan jangka panjang mereka: membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di luar Bumi. Fokus mereka saat ini adalah uji terbang Artemis II dan persiapan sistem pendaratan Starship. Sejarah baru sedang ditulis. Kembalinya manusia ke Kutub Selatan Bulan pada September 2026 dapat menjadi momen penting dalam sejarah.
Sumber:
1. NASA Official Statement on Artemis Schedule Changes: https://www.nasa.gov/news/press/artemis-schedule-update-2025-2026
2. SpaceX Starship HLS (Human Landing System) Development Update: https://www.nasa.gov/content/starship-human-landing-system-development
3. Artemis II Mission Details (Official): https://www.nasa.gov/mission/artemis-ii/
4. Commercial Lunar Payload Services (CLPS) Program Update: https://www.nasa.gov/program/commercial-lunar-payload-services
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....