Mesir Tekankan Keamanan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab

  • 30 Sep 2026 19:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menlu Mesir Badr Abdelatty menegaskan pentingnya kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab serta tanggung jawab negara-negara Arab dan Afrika dalam menjaga keamanannya.
  • Mesir kembali menyatakan dukungan terhadap persatuan Yaman dan menyerukan solusi politik komprehensif untuk menciptakan stabilitas serta menjaga sumber daya negara.
  • Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan Houthi meningkat setelah perebutan Mokha dan Pulau Mayyun. Kondisi tersebut meningkatkan perhatian terhadap keamanan jalur perdagangan dan rantai pasokan pangan serta energi global.

RRI.CO.ID, Kairo — Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menekankan pentingnya memastikan kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab. Ia menyatakan keamanan kedua jalur tersebut menjadi tanggung jawab negara-negara Arab dan Afrika yang berbatasan dengannya.

Melansir dari Xinhua, Senin, 30 September 2026, Abdelatty menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan di Kairo dengan Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg. Pertemuan tersebut membahas perkembangan terbaru di Yaman serta dampaknya terhadap keamanan kawasan.

Abdelatty kembali menegaskan dukungan Mesir terhadap persatuan Yaman dan institusi nasional yang sah. Ia menekankan perlunya penyelesaian damai terhadap krisis yang dapat membantu menciptakan stabilitas di Yaman.

Mesir juga mendukung upaya mencapai solusi politik yang komprehensif untuk konflik tersebut. Solusi politik itu diharapkan dapat memenuhi aspirasi rakyat Yaman serta menjaga sumber daya negara.

Abdelatty menilai stabilitas Yaman penting bagi keamanan Laut Merah dan kawasan secara keseluruhan. Menurutnya, keamanan Laut Merah dan Teluk Aden berkaitan dengan perekonomian global, terutama perdagangan internasional serta rantai pasokan pangan dan energi.

Sementara itu, pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan kelompok Houthi kembali meningkat di sejumlah wilayah barat daya Yaman. Peningkatan pertempuran terjadi setelah kelompok Houthi merebut kota pelabuhan strategis Mokha dan Pulau Mayyun di Selat Bab al-Mandab.

Perkembangan konflik tersebut terus menimbulkan perhatian terhadap keamanan Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab. Mesir menilai penyelesaian damai dan stabilitas Yaman diperlukan untuk menjaga keamanan kawasan serta kelancaran perdagangan dan rantai pasokan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....