Macron dan Trump Bahas Ukraina, Laut Merah, dan Selat Hormuz

  • 22 Sep 2026 15:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kedua pemimpin membahas upaya diplomatik untuk membuka kembali Selat Hormuz, meningkatkan volume pengiriman, dan meredakan ketegangan di Timur Tengah.
  • Macron dan Trump membahas penguatan pertahanan Ukraina, termasuk kebutuhan penyediaan rudal pencegat serta dukungan yang lebih cepat dan lebih kuat.
  • Kedua pemimpin juga membahas keamanan jalur minyak di Laut Merah dan kemungkinan moratorium terkait isu energi dalam konflik Rusia-Ukraina.

RRI.CO.ID, New York — Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di New York untuk membahas sejumlah isu internasional. Kedua pemimpin mengadakan pembicaraan panjang mengenai Ukraina dan Rusia, dilansir dari Anadolu, Selasa, 22 September 2026.

Pertemuan tersebut juga membahas situasi di Timur Tengah, termasuk upaya diplomatik untuk membuka kembali Selat Hormuz. Macron mengatakan kedua pemimpin ingin melakukan segala upaya guna membuka kembali jalur perairan tersebut dan meningkatkan volume pengiriman.

Macron dan Trump juga membahas upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah. Selain itu, mereka membicarakan keamanan jalur minyak di Laut Merah dengan mempertimbangkan upaya agar situasi tidak semakin memanas.

Dalam pembahasan mengenai Ukraina, kedua pemimpin membicarakan dukungan untuk memperkuat pertahanan negara tersebut. Macron mengatakan Ukraina perlu mendapatkan bantuan lebih cepat dan lebih kuat, termasuk penyediaan rudal pencegat untuk pertahanan.

Macron dan Trump juga meninjau berbagai inisiatif terkait persoalan energi dalam konflik Rusia-Ukraina. Salah satu pembahasan tersebut berkaitan dengan kemungkinan penerapan moratorium mengenai isu energi sebagai bagian dari upaya diplomatik.

Selain itu, Macron mengatakan dirinya dijadwalkan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Ia juga menyebut pembicaraan lanjutan antara pihak Amerika Serikat dan Ukraina direncanakan berlangsung pada Selasa.

Rangkaian pembahasan tersebut mencakup upaya diplomatik untuk mengurangi ketegangan dan mendukung Ukraina. Pembahasan juga mencakup upaya menjaga kelancaran jalur energi dan pelayaran di kawasan strategis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....