Korea Selatan Kerahkan 200 Truk Air Atasi Kekeringan
- 14 Agt 2026 15:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Korea Selatan mengeluarkan perintah mobilisasi nasional untuk mengatasi kekeringan parah yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan.
- Pemerintah mengerahkan sekitar 200 truk tangki air dan 400 personel militer untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat yang terdampak.
- Kendaraan militer dan truk tangki air pemadam kebakaran dari berbagai wilayah dilibatkan dalam operasi penanggulangan krisis air ini.
RRI.CO.ID, Seoul — Korea Selatan mengeluarkan perintah mobilisasi nasional untuk mengatasi kekeringan yang semakin parah di wilayah tenggara, khususnya Provinsi Gyeongsang Selatan. Pemerintah mengerahkan kendaraan militer dan truk tangki air pemadam kebakaran dari berbagai wilayah.
Melansir dari Anadolu, Jumat, 14 Agustus 2026, langkah tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat yang terdampak. Sekitar 200 truk tangki air dan 400 personel dikerahkan ke wilayah tersebut.
Pengerahan itu dilakukan berdasarkan perintah mobilisasi nasional pemadam kebakaran yang dikeluarkan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Sebanyak 14 kendaraan militer tambahan juga bergabung dalam operasi untuk mendistribusikan air.
Pasokan air tersebut ditujukan untuk lahan pertanian dan rumah tangga di wilayah yang terdampak kekeringan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi tekanan terhadap ketersediaan air yang semakin menipis.
Seluruh 18 pemerintah daerah di Provinsi Gyeongsang Selatan resmi memasuki status kekeringan pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kondisi tersebut menunjukkan semakin seriusnya krisis air yang melanda wilayah tenggara Korea Selatan.
Rata-rata tingkat penyimpanan air di 18 pemerintah daerah tersebut saat ini hanya mencapai 32,8 persen. Angka tersebut jauh di bawah rata-rata jangka panjang yang mencapai 70,8 persen.
Pemerintah Korea Selatan kemudian mengambil langkah darurat dengan mengerahkan personel dan peralatan dari berbagai daerah. Distribusi air diprioritaskan untuk wilayah yang paling membutuhkan guna mencegah dampak kekeringan semakin meluas.
Perintah mobilisasi nasional tersebut merupakan yang kedua kalinya digunakan Korea Selatan untuk menghadapi kekeringan. Perintah serupa pertama kali dikeluarkan pada Agustus tahun lalu untuk Kota Gangneung di pesisir timur negara tersebut.
Pemerintah kini terus mengerahkan sumber daya untuk menghadapi kekeringan yang semakin parah di wilayah tenggara. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus mengurangi dampak kekeringan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....