WHO: Ribuan Pasien Gaza Masih Menunggu Evakuasi Medis

  • 13 Agt 2026 14:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ribuan pasien di Jalur Gaza masih menunggu evakuasi medis meskipun gencatan senjata telah berlangsung, menurut juru bicara WHO Tarik Jasarevic.
  • WHO mencatat sebanyak 12.913 pasien telah dievakuasi dari Gaza sejak Oktober 2023, dengan 6.186 di antaranya adalah anak-anak.
  • Sekitar 16.000 pendamping juga telah dievakuasi bersama para pasien dari Gaza sejak gencatan senjata dimulai.

RRI.CO.ID, Gaza — Ribuan pasien di Jalur Gaza masih menunggu evakuasi medis meskipun gencatan senjata telah berlangsung. Hal tersebut disampaikan juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tarik Jasarevic pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Melansir dari Anadolu, WHO mencatat sebanyak 12.913 pasien telah dievakuasi dari Gaza sejak Oktober 2023. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.186 pasien merupakan anak-anak, sementara sekitar 16.000 pendamping juga telah dievakuasi bersama para pasien.

Jasarevic mengatakan evakuasi medis saat ini dilakukan tiga hingga empat kali dalam sepekan. Namun, jumlah pasien yang masih membutuhkan evakuasi tetap mencapai ribuan orang.

Pada pekan lalu, sebanyak 101 pasien berhasil dievakuasi dari Gaza. Evakuasi tersebut berlangsung pada 2 hingga 8 Agustus, dengan 164 pendamping turut dievakuasi pada periode yang sama.

WHO menegaskan masih banyak pasien yang membutuhkan perawatan medis di luar Gaza. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan evakuasi medis masih sangat besar meskipun gencatan senjata telah diberlakukan.

Keterbatasan layanan kesehatan di Gaza menjadi salah satu faktor yang mendorong kebutuhan evakuasi. Sistem kesehatan di wilayah tersebut sebelumnya mengalami tekanan berat akibat konflik berkepanjangan.

Kementerian Kesehatan Gaza juga melaporkan banyak korban akibat serangan Israel. Menurut kementerian, sejak gencatan senjata pada 10 Oktober 2025, serangan Israel telah menewaskan 1.258 orang dan melukai 4.145 lainnya.

Angka tersebut menambah jumlah korban akibat konflik yang telah berlangsung sejak Oktober 2023. Secara keseluruhan, Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 73.386 orang tewas sejak Oktober 2023.

Data tersebut menggambarkan besarnya dampak konflik terhadap penduduk Gaza. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang membutuhkan perhatian medis besar, ribuan pasien masih menunggu mendapatkan perawatan di luar Gaza.

Evakuasi yang dilakukan beberapa kali dalam sepekan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pasien. WHO terus menyoroti pentingnya kelancaran proses evakuasi medis bagi pasien yang membutuhkan perawatan khusus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....