WHO Evakuasi Warga Palestina untuk Perawatan Medis di Luar Negeri
- 01 Jul 2026 16:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- WHO mengevakuasi 85 warga Palestina dari Gaza pada 30 Juni 2026 untuk mendapatkan perawatan medis di luar negeri, dengan bantuan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina.
- Evakuasi terdiri dari 30 pasien dan 55 pendamping, dimulai dari rumah sakit Al-Mawasi di Khan Younis dan difasilitasi melalui perbatasan Rafah.
- Sejumlah organisasi internasional menyoroti krisis kesehatan di Gaza, termasuk tuduhan genosida, rusaknya fasilitas medis, serta pembatasan masuknya peralatan medis oleh Israel.
RRI.CO.ID, Gaza — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengevakuasi 85 warga Palestina dari Jalur Gaza pada hari Selasa, 30 Juni 2026. Evakuasi tersebut dilakukam untuk mendapatkan perawatan medis di luar negeri, dilansir dari Arab News.
Proses evakuasi ini dibantu oleh Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina. Dari total tersebut, 30 orang merupakan pasien, sementara 55 lainnya adalah pendamping.
Evakuasi dimulai dari rumah sakit lapangan Al-Mawasi di Khan Younis, Gaza bagian tengah, menurut Kantor Berita Palestina. WHO kemudian memfasilitasi pemindahan mereka melalui perbatasan Rafah, yang berada di bawah kendali Israel.
Sejak akhir 2023, ratusan warga Palestina yang terluka akibat konflik telah dievakuasi ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan medis. Negara tujuan evakuasi tersebut antara lain Mesir, Yordania, dan sejumlah negara lainnya.
Sementara itu, sejumlah organisasi internasional menuduh Israel melakukan genosida di Gaza. Dalam konflik tersebut, lebih dari 73.000 orang dilaporkan tewas dan 173.368 lainnya terluka.
Pasukan Israel juga disebut menargetkan beberapa rumah sakit utama. Hal tersebut menyebabkan sebagian fasilitas kesehatan tidak lagi berfungsi atau mengalami kerusakan berat.
Selain itu, Israel dilaporkan membatasi masuknya peralatan medis ke Gaza yang dianggap memiliki potensi penggunaan sipil maupun militer. Kondisi tersebut semakin memperburuk situasi layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....