Presiden Iran: Teheran Penuhi Komitmen jika AS Patuhi Kesepakatan

  • 30 Jun 2026 12:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran akan tetap menjalankan nota kesepahaman dengan Amerika Serikat selama Washington memenuhi seluruh kewajibannya.
  • Iran menyatakan kesepakatan tersebut didasarkan pada prinsip timbal balik, saling menghormati, dan kepatuhan terhadap komitmen yang telah disepakati.
  • Teheran memperingatkan bahwa kegagalan Amerika Serikat memenuhi kewajibannya dapat menghambat pelaksanaan nota kesepahaman dan mengganggu upaya meredakan ketegangan di kawasan.

RRI.CO.ID, Teheran — Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran akan tetap mematuhi nota kesepahaman yang telah disepakati dengan Amerika Serikat. Menurutnya, komitmen tersebut akan tetap dijalankan selama Washington juga memenuhi seluruh kewajibannya, dilansir dari Anadolu.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian melalui unggahan di platform X pada Senin, 29 Juni 2026. Pezeshkian menegaskan bahwa nota kesepahaman itu didasarkan pada prinsip timbal balik.

Menurutnya, Iran akan memenuhi seluruh komitmennya apabila Amerika Serikat juga menjalankan kewajiban yang telah disepakati. Ia menambahkan bahwa hubungan kedua negara harus dibangun atas dasar saling menghormati dan kepatuhan terhadap kesepakatan.

Dalam pernyataannya, Pezeshkian juga menyinggung berbagai retorika dan ancaman yang ditujukan kepada Iran. Ia mengatakan pendekatan Teheran didasarkan pada rasionalitas, penghormatan terhadap martabat manusia, serta pengambilan keputusan yang bijaksana.

Namun, Iran menegaskan siap mengambil tindakan tegas dan tanpa rasa gentar apabila situasi mengharuskannya. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pembahasan mengenai implementasi nota kesepahaman yang ditandatangani di Islamabad pada 18 Juni.

Kesepakatan itu mengakhiri beberapa pekan konfrontasi militer antara Iran dan Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut juga menjadi kerangka untuk meredakan ketegangan di berbagai kawasan.

Para pejabat Iran berulang kali menegaskan bahwa nota kesepahaman itu dibangun atas dasar komitmen timbal balik. Teheran juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat harus memenuhi seluruh kewajibannya sesuai kesepakatan.

Menurut Iran, kegagalan Washington memenuhi komitmen tersebut dapat memengaruhi kelanjutan pelaksanaan nota kesepahaman. Oleh karena itu, kepatuhan kedua belah pihak dinilai menjadi kunci keberhasilan proses tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....