Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka meski IRGC Sempat Nyatakan Ditutup
- 20 Jun 2026 13:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Luar Negeri Iran memastikan pelayaran komersial melalui Selat Hormuz tetap berjalan normal meski sebelumnya IRGC mengeluarkan peringatan yang memicu kebingungan mengenai status jalur pelayaran tersebut.
- IRGC menyatakan pencabutan penuh blokade laut terhadap Iran, penarikan pasukan AS dari kawasan Teluk Persia, dan penarikan pasukan Israel dari Lebanon merupakan syarat yang harus dipenuhi dalam nota kesepahaman AS-Iran.
- Kedua negara kini menjalani periode negosiasi untuk mencapai kesepakatan permanen terkait program nuklir Iran, pencabutan sanksi, dan berbagai isu keamanan, sementara AS mengklaim telah resmi mencabut blokade terhadap Iran.
RRI.CO.ID, Teheran — Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran komersial. Sebelumnya muncul kebingungan akibat pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), dilansir dari New York Post, Sabtu, 20 Juni 2026.
Penegasan tersebut disampaikan setelah IRGC mengeluarkan pesan radio yang mengindikasikan bahwa jalur perairan strategis itu ditutup. Dalam pesan yang disiarkan kepada kapal-kapal di kawasan tersebut, IRGC memperingatkan agar kapal tidak memasuki Selat Hormuz.
Kelompok itu menilai Amerika Serikat belum memenuhi seluruh ketentuan dalam nota kesepahaman yang baru disepakati antara Washington dan Teheran. IRGC menyatakan pencabutan penuh blokade laut dan penarikan pasukan Amerika Serikat merupakan syarat utama yang harus dipenuhi.
Selain itu, kelompok tersebut juga menuntut penarikan pasukan Israel dari Lebanon sebagai bagian dari pelaksanaan kesepakatan. Namun, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa pelayaran melalui Selat Hormuz tetap berlangsung normal.
Pemerintah Iran menyatakan telah mengambil langkah-langkah untuk menjamin keamanan dan kelancaran pelayaran kapal-kapal komersial yang melintasi jalur tersebut. Dalam nota kesepahaman terbaru, Iran sepakat membuka kembali selat tersebut sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik.
Sementara itu, Amerika Serikat berkomitmen mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa blokade terhadap Iran telah dicabut secara resmi.
Saat ini, Amerika Serikat dan Iran tengah memasuki masa negosiasi selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan permanen. Kesepakatan tersebut mengenai program nuklir Iran, pencabutan sanksi, dan berbagai isu keamanan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....