Trump Optimis Perundingan dengan Iran Capai Kesepakatan Akhir Pekan Ini

  • 04 Jun 2026 16:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden AS, Donald Trump, mengatakan perundingan dengan Iran berjalan sangat baik dan berpotensi menghasilkan kesepakatan dalam waktu dekat, bahkan kemungkinan pada akhir pekan ini.
  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan komunikasi dengan AS masih berlangsung, tetapi pembicaraan sejauh ini belum menghasilkan terobosan berarti untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.
  • Meski gencatan senjata antara AS-Iran dan di Lebanon telah berlaku sejak April, bentrokan dan aksi saling serang di kawasan masih terus terjadi.

RRI.CO.ID, Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan perundingan dengan Iran berjalan sangat baik dan berpotensi menghasilkan kesepakatan dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan pada Rabu, 3 Juni 2026, dilansir dari Gulf News.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya diplomatik untuk meredakan konflik yang terus berlangsung di Timur Tengah. Trump menyatakan hasil dari pembicaraan tersebut dapat terlihat pada akhir pekan ini.

Ia menilai proses negosiasi menunjukkan perkembangan positif dan memberikan harapan bagi tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran. Namun, pandangan tersebut berbeda dengan penilaian yang disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Menurutnya, meskipun jalur komunikasi antara Iran dan AS masih terbuka, hingga kini belum ada kemajuan nyata dalam proses negosiasi. Ia mengatakan pembicaraan yang berlangsung belum menghasilkan terobosan berarti untuk mengakhiri konflik.

Perbedaan penilaian tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan pandangan antara kedua negara mengenai perkembangan perundingan. Trump juga mengungkapkan keinginannya untuk memisahkan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran dari konflik di Lebanon.

Presiden AS itu juga mengklaim bahwa Washington telah melakukan kontak langsung dengan Hezbollah untuk pertama kalinya. Ia menyebut Hezbollah dan Israel telah menyepakati penghentian sementara aksi saling tembak, meskipun perkembangan lebih lanjut masih terus dipantau.

Gencatan senjata AS dan Iran berlaku sejak awal April, sementara kesepakatan serupa di Lebanon diberlakukan pada pertengahan April. Namun, bentrokan dan aksi saling serang antara berbagai pihak yang terlibat masih terus terjadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....