Sembilan WNI Bebas, MUI Ingatkan Kejahatan Israel Ancam Solidaritas Palestina
- 23 Mei 2026 13:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua MUI bidang HLNKI Sudarnoto Abdul Hakim menilai kejahatan Israel akan terus dilakukan untuk melemahkan dukungan kemanusiaan bagi Palestina.
- MUI menegaskan pembebasan aktivis Global Sumud Flotilla tidak menghapus kesalahan Israel atas pelanggaran kemanusiaan.
- Pemerintah Indonesia mengecam tindakan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap WNI oleh militer Israel.
RRI.CO.ID, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai kejahatan Israel terus berulang selama konflik Palestina berlangsung. Tekanan disebut menyasar dukungan kemanusiaan dan diplomasi internasional terhadap Palestina.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, menyoroti tindakan Israel. Menurutnya, berbagai cara dilakukan untuk melemahkan solidaritas dunia terhadap Palestina.
“Kejahatan Israel akan terus dilakukan dengan berbagai cara. Tujuannya menghancurkan dukungan kemanusiaan dan diplomatik untuk Palestina,” kata Sudarnoto dalam pesan singkat kepada RRI.CO.ID, Sabtu, 23 Mei 2026.
Sudarnoto menilai aksi penculikan relawan kemanusiaan melanggar hukum internasional dan nilai kemanusiaan. Ia menyebut tindakan tersebut melampaui batas nurani dan akal sehat.
Selain itu, menurutnya, dukungan internasional terhadap Palestina dinilai harus terus diperkuat bersama. “Aksi penculikan itu melanggar hukum internasional dan nilai kemanusiaan,” ucap Sudarnoto, tegas.
Menurutnya, pembebasan relawan kemanusiaan tidak menghapus kesalahan Israel atas tindakan tersebut. Israel dan negara pendukungnya tetap diminta bertanggung jawab atas pelanggaran kemanusiaan.
“Pembebasan relawan tidak menghapus kesalahan fatal Israel. Pelanggaran kemanusiaan tetap harus dipertanggungjawabkan secara internasional,” ujarnya.
MUI mengajak masyarakat internasional menjaga solidaritas bagi rakyat Palestina di Gaza. Tekanan moral dan diplomatik dinilai penting menghentikan agresi serta blokade Israel.
Sementara itu, sembilan WNI misi Global Sumud Flotilla telah tiba di Istanbul, Turki. Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pemulangan seluruh relawan ke Tanah Air.
Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan, koordinasi pemulangan terus dilakukan pemerintah. Langkah itu diambil demi menjamin keselamatan seluruh WNI.
Menlu menekankan, Indonesia mengecam tindakan kekerasan tentara Israel terhadap relawan kemanusiaan. “Ini untuk memastikan pemulangan seluruh WNI berjalan lancar,” ujar Sugiono.
Pemerintah menilai perlakuan terhadap relawan mencederai nilai kemanusiaan universal. “Tindakan militer Israel merupakan pelanggaran serius hukum internasional,” ucap Menlu, tegas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....