Trump Sebut Perundingan AS-Iran Memasuki Tahap Akhir, Beri Peringatan

  • 21 Mei 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden AS Donald Trump menyebut perundingan dengan Iran telah memasuki tahap akhir dan Washington masih menunggu “jawaban yang tepat” terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan damai.
  • Trump memperingatkan Amerika Serikat dapat mengambil tindakan keras jika negosiasi gagal, sekaligus menegaskan AS tidak akan menerima kesepakatan terbatas yang hanya berfokus pada Selat Hormuz.
  • Di tengah negosiasi, Iran memperingatkan bahwa konflik dapat meluas ke luar Asia Barat jika AS dan Israel kembali melancarkan serangan terhadap Iran.

RRI.CO.ID, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut perundingan dengan Iran kini telah memasuki tahap akhir. Trump mengatakan pemerintahannya masih menunggu “jawaban yang tepat” dari Iran terkait kemungkinan tercapainya kesepakatan damai.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Rabu, 20 Mei 2026 di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Ia mengatakan, masih bersedia menunggu beberapa hari lagi sebelum mengambil langkah selanjutnya.

Melansir dari Xinhua, Trump menyatakan kesepakatan damai masih mungkin tercapai. Namun, ia juga memperingatkan Amerika Serikat dapat mengambil tindakan keras apabila negosiasi gagal membuahkan hasil.

Trump berharap langkah tersebut tidak perlu dilakukan dan menegaskan dirinya tidak terburu-buru menyelesaikan perundingan dengan Iran. Menurut Trump, Amerika Serikat tidak akan menerima kesepakatan terbatas yang hanya berfokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz.

Ia menegaskan Washington hanya akan memberikan “satu kesempatan” untuk mencapai kesepakatan penuh. Selain itu, ia mengungkap telah melakukan percakapan telepon yang “sangat baik” dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Turki dinilai menjadi salah satu mediator penting dalam perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Di sisi lain, Iran kembali memperingatkan AS dan Israel terkait kemungkinan konflik baru di kawasan.

Korps Garda Revolusi Iran menyatakan perang dapat meluas ke luar kawasan Asia Barat apabila serangan terhadap Iran kembali terjadi. Peringatan serupa juga disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....