Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Dilaporkan Meningkat Tajam

  • 20 Mei 2026 15:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lalu lintas kapal di Selat Hormuz meningkat signifikan, dengan 54 kapal melintas pada 11–17 Mei, hampir dua kali lipat dibanding pekan sebelumnya yang hanya 25 kapal.
  • Aktivitas pelayaran disebut meningkat seiring naiknya perdagangan terkait Iran, meskipun masih ada pembatasan dari Amerika Serikat.
  • Laporan juga menyoroti pergerakan kapal energi dan komposisi arus kapal, termasuk kapal LNG yang mematikan sistem identifikasi serta dominasi kapal kargo dari negara seperti India, Sri Lanka, dan Iran.

RRI.CO.ID, Teheran — Lalu lintas kapal di Selat Hormuz dilaporkan meningkat tajam dalam sepekan terakhir. Peningkatan tersebut terjadi meskipun masih terdapat pembatasan dari Amerika Serikat terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Iran.

Laporan ini disampaikan oleh Lloyd’s List, yang mencatat adanya pemulihan aktivitas pelayaran di kawasan strategis tersebut. Data menunjukkan bahwa antara 11 hingga 17 Mei, sebanyak 54 kapal melintasi Selat Hormuz.

Melansir dari Xinhua, Rabu, 20 Mei 2026, jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya mencatat 25 kapal. Kenaikan ini hampir dua kali lipat dan disebut berkaitan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan yang terhubung dengan Iran.

Laporan tersebut juga menyoroti pergerakan kapal energi di kawasan Teluk, termasuk sebuah kapal gas alam cair (LNG) milik Abu Dhabi National Oil Company. Kapal tersebut memasuki perairan Teluk dengan sistem identifikasi otomatis dimatikan.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam laporan industri pelayaran. Pada Senin, 18 Mei 2026, sebanyak 19 kapal melintasi Selat Hormuz, terdiri dari sembilan kapal masuk dan 10 kapal keluar.

Data tersebut berasal dari perusahaan analitik maritim Windward yang berbasis di London. Arus kapal masuk didominasi kapal kargo berbendera negara seperti India dan Sri Lanka.

Sementara itu, arus keluar terdiri dari satu kapal tanker dan sembilan kapal kargo, dengan lima di antaranya berbendera Iran. Secara keseluruhan, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz menunjukkan peningkatan mobilitas yang signifikan di tengah dinamika geopolitik dan ketegangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....