Rusia dan Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Terpisah

  • 05 Mei 2026 12:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rusia dan Ukraina sama-sama mengumumkan gencatan senjata terpisah menjelang peringatan Perang Dunia II, dengan Rusia menetapkan 8–9 Mei dan Ukraina lebih awal pada 5–6 Mei.
  • Presiden Vladimir Putin mengusulkan gencatan senjata, namun Rusia juga mengancam serangan rudal ke Kyiv jika kesepakatan dilanggar.
  • Presiden Volodymyr Zelenskyy menekankan pentingnya keselamatan manusia dan menyatakan Ukraina siap bertindak timbal balik, meski ketegangan kedua negara masih tinggi.

RRI.CO.ID, Kyiv — Rusia dan Ukraina mengumumkan gencatan senjata secara terpisah menjelang peringatan Perang Dunia II. Gencatan senjata tersebut diumumkan di tengah ketegangan yang masih tinggi antara kedua negara.

Rusia menyatakan gencatan senjata sepihak yang berlaku pada 8–9 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kemenangan di negara tersebut. Presiden Rusia, Vladimir Putin, sebelumnya telah mengusulkan gencatan senjata jangka pendek ini.

Usulan tersebut disampaikan Putin dalam percakapan dengan Presiden Amerika Serikat pada pekan lalu. Pemerintah Rusia berharap Ukraina dapat mengikuti langkah tersebut, dilansir dari CBS News, Selasa, 5 Mei 2026.

Namun, Moskow juga menyampaikan ancaman akan melancarkan serangan rudal besar-besaran ke Kyiv jika gencatan senjata dilanggar. Pernyataan resmi tersebut disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Mereka juga memperingatkan warga sipil Kyiv serta staf diplomatik asing untuk segera meninggalkan kota. Langkah ini menunjukkan bahwa situasi keamanan masih sangat rentan meskipun terdapat deklarasi penghentian sementara pertempuran.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan gencatan senjata versi negaranya sendiri. Gencatan senjata yang diumumkan oleh Zelenskyy tersebut dimulai lebih awal, yakni pada malam 5–6 Mei.

Ia menegaskan belum menerima permintaan resmi dari Rusia terkait usulan gencatan tersebut. Zelenskyy menyatakan bahwa kehidupan manusia jauh lebih penting daripada perayaan apa pun.

Zelenskyy juga menegaskan bahwa Ukraina siap bertindak secara timbal balik dalam menjaga situasi tetap kondusif selama periode gencatan senjata berlangsung. Tanggal 9 Mei diperingati Rusia sebagai kemenangan atas Nazi dalam Perang Dunia II.

Tahun sebelumnya, Rusia juga sempat mengumumkan gencatan senjata serupa. Meski demikian, perbedaan pendekatan antara kedua pihak menunjukkan bahwa ketegangan masih belum mereda sepenuhnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....