Aksi May Day di Turki Berujung Ricuh, Ratusan Demonstran Ditangkap
- 02 Mei 2026 15:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polisi Turki menembakkan gas air mata dan menangkap sedikitnya 570 orang saat aksi Hari Buruh di Istanbul.
- Penutupan Lapangan Taksim serta pembatasan akses ke pusat kota memicu protes dan bentrokan antara demonstran dan aparat.
- Aksi May Day di Turki rutin diwarnai pengamanan ketat, dengan tokoh oposisi terdampak dan ketegangan berlangsung di berbagai lokasi selama demonstrasi.
RRI.CO.ID, Istanbul — Polisi Turki menindak tegas aksi Hari Buruh yang berlangsung di Istanbul pada Jumat, 1 Mei 2026. Polisi menembakkan gas air mata kepada para demonstran serta melakukan penangkapan massal, dilansir dari Euro News.
Sedikitnya 570 orang dilaporkan ditangkap dalam aksi tersebut. Sementara itu, ribuan lainnya turun ke jalan di berbagai kota di Turki untuk memperingati Hari Buruh internasional.
Pengerahan besar aparat keamanan terlihat di sejumlah titik, dengan polisi menggunakan kendaraan pengendali massa untuk membubarkan kerumunan. Gas air mata ditembakkan ke arah demonstran, termasuk yang berada di pusat kota Istanbul.
Sejumlah tokoh oposisi turut terdampak, termasuk pemimpin Partai Buruh Turki, Erkan Baş, yang terkena semprotan gas merica saat aksi. Erkan Baş menyampaikan kritik terhadap pemerintah, dengan menyatakan para pekerja hanya diberi kesempatan berbicara satu hari dalam setahun.
Ketegangan semakin meningkat setelah Lapangan Taksim ditutup oleh polisi sejak malam sebelumnya. Penutupan tersebut memicu protes dari kelompok demonstran yang berencana berbaris menuju lokasi tersebut.
Seorang pejabat serikat pekerja, Başaran Aksu, turut ditangkap setelah mengecam penutupan Lapangan Taksim. Ia menilai bahwa lokasi tersebut seharusnya dapat diakses oleh semua warga, termasuk para pekerja dan kelompok masyarakat kecil.
Aksi Hari Buruh di Turki setiap tahun diwarnai dengan pengawasan ketat aparat keamanan, dengan area pusat kota Istanbul sering diblokir. Pada tahun sebelumnya, lebih dari 400 orang juga ditangkap dalam aksi serupa yang dipindahkan ke wilayah Kadıköy.
Pada aksi tahun ini, barikade logam dipasang di berbagai titik untuk membatasi akses ke pusat kota. Di distrik Mecidiyeköy, polisi kembali menggunakan gas air mata ketika sejumlah demonstran mencoba menerobos barikade.
Situasi juga memanas di beberapa lokasi lain, di mana aparat merespons dengan tindakan keras terhadap massa aksi. Ketegangan antara demonstran dan aparat keamanan pun berlangsung sepanjang rangkaian aksi Hari Buruh tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....