BKSAP DPR RI Kecam Tindakan Militer Israel di Forum IPU
- 18 Apr 2026 21:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengecam berbagai tindakan militer Israel di sejumlah negara Timur Tengah.
- Ulah Militer Israel dinilai menimbulkan banyak korban jiwa dan berpotensi memicu konflik global lebih luas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengecam berbagai tindakan militer Israel di sejumlah negara Timur Tengah. Hal tersebut dinilai menimbulkan banyak korban jiwa dan berpotensi memicu konflik global lebih luas.
Sikap tersebut disampaikan Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi, dalam Sidang Umum ke-152 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Istanbul, Turki. Agenda ini dihadiri delegasi parlemen dari sekitar 150 negara.
“Kami dari BKSAP DPR menyampaikan sikap tegas atas tindakan Israel di Timur Tengah,” kata Syahrul dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu 18 April 2026. BKSAP DPR RI mengikuti Sidang Umum IPU ke-152 yang berlangsung pada 15–19 April 2026.
Dalam forum internasional itu, Syahrul menegaskan bahwa parlemen Indonesia menaruh perhatian serius pada situasi Timur Tengah. Khususnya, serangan Israel di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon.
“Salah satu yang paling kami soroti adalah tindakan Israel menembak mati tiga prajurit TNI sebagai anggota pasukan perdamaian PBB di Lebanon. Tindakan ini sudah di luar batas karena menyerang pasukan perdamaian,” ujarnya.
Selain insiden di Lebanon, BKSAP juga mengecam keras tindakan militer Israel di Palestina. Menurut Syahrul, serangan terhadap wilayah Gaza masih terus berlangsung.
Bahkan, kata dia, pemerintah Israel mempersenjatai warga sipil serta mengesahkan kebijakan yang dinilai melegalkan pembunuhan terhadap warga dan tahanan Palestina. Syahrul menilai tindakan tersebut telah merusak tatanan geopolitik dan mengancam perdamaian dunia.
“Israel ini sudah jadi parasit bagi kita semua, merusak tatanan geopolitik, ekonomi hingga perdamaian dunia. Kami meminta semua negara kompak menekan Israel agar tidak membuka celah perang dunia ketiga,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....