Iran: Rencana 10 Poin Telah Disepakati sebagai Dasar Negoisasi

  • 11 Apr 2026 15:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Iran dan Amerika Serikat menyepakati rencana 10 poin sebagai dasar negosiasi damai, yang dibahas oleh Wakil Menlu Iran Majid Takht-Ravanchi dalam pertemuan dengan diplomat asing di Teheran.
  • Rencana tersebut mencakup tuntutan Iran seperti penghentian agresi AS, pengakuan hak pengayaan nuklir, kendali atas Selat Hormuz, pencabutan sanksi, serta penghapusan resolusi PBB dan IAEA.
  • Konflik Iran–AS–Israel yang meningkat sejak Februari 2026 telah menghasilkan gencatan senjata dua minggu, dengan pembicaraan damai lanjutan dijadwalkan di Islamabad.

RRI.CO.ID, Teheran — Rencana 10 poin Iran untuk mengakhiri perang telah disepakati sebagai dasar negosiasi dengan Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Politik, Majid Takht-Ravanchi, dilansir dari Xinhua.

Pernyataan itu disampaikan pada Jumat, 10 April 2026 saat ia berbicara kepada diplomat asing serta perwakilan organisasi internasional di Teheran. Takht-Ravanchi menyatakan Iran menyambut diplomasi dan dialog, namun menolak pembicaraan yang didasarkan pada disinformasi.

Iran juga menolak pembicaraan yang bertujuan menipu serta membuka jalan bagi agresi berulang terhadap Iran. Takht-Ravanchi juga menuduh Amerika Serikat dan Israel berupaya mendominasi kawasan Asia Barat dan mendorong agenda geopolitik tertentu.

Ia menegaskan bahwa pendekatan Iran terhadap negara tetangga didasarkan pada hubungan baik. Ia juga menyebut operasi militer Iran bersifat defensif dan tidak ditujukan kepada negara lain.

Konflik meningkat sejak 28 Februari ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran. Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan drone ke berbagai target di Israel serta aset Amerika Serikat di Timur Tengah.

Situasi tersebut akhirnya menghasilkan gencatan senjata dua minggu antara Washington dan Teheran yang mulai berlaku pada Rabu, 8 April 2026. Pembicaraan damai dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada akhir pekan ini.

Menurut Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, rencana 10 poin tersebut mencakup komitmen AS untuk menghentikan agresi. Rencana tersebut juga mencakup mempertahankan kendali Iran atas Selat Hormuz, serta pengakuan hak pengayaan nuklir Iran.

Rencana tersebut juga termasuk pencabutan sanksi, penghapusan seluruh resolusi Dewan Keamanan PBB dan IAEA terhadap Iran, serta pembayaran kompensasi perang. Selain itu, rencana itu juga mencakup penarikan pasukan AS dari kawasan dan penghentian permusuhan di semua front, termasuk di Lebanon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....