Iran Tetapkan Syarat sebelum Negosiasi dengan Amerika Serikat

  • 11 Apr 2026 14:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mohammad Bagher Qalibaf menuntut gencatan senjata di Lebanon dan pelepasan aset Iran yang diblokir sebagai syarat sebelum negosiasi dengan Amerika Serikat dimulai.
  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan kesepahaman gencatan senjata juga mencakup Lebanon serta mendesak penghentian serangan Israel dan pemenuhan komitmen Washington.
  • Gencatan senjata dua minggu dimediasi Pakistan bersama Turki, Tiongkok, Arab Saudi, dan Mesir, dengan rencana pertemuan di Islamabad untuk membahas perdamaian jangka panjang.

RRI.CO.ID, Teheran — Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menyatakan bahwa gencatan senjata di Lebanon harus dipenuhi sebelum negosiasi dengan Amerika Serikat dimulai. Ia juga menuntut pelepasan aset Iran yang diblokir sebagai syarat lain sebelum pembicaraan berlangsung.

Mengutip dari Anadolu, pernyataan tersebut disampaikan melalui platform media sosial X, Sabtu, 11 April 2026. Qalibaf mengatakan terdapat dua langkah yang telah disepakati bersama tetapi belum dilaksanakan.

Kedua langkah tersebut adalah gencatan senjata di Lebanon serta pelepasan aset Iran yang diblokir sebelum negosiasi dimulai. Ia menegaskan bahwa kedua syarat tersebut harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum pembicaraan dengan Washington dapat berlangsung.

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan bahwa kesepahaman gencatan senjata juga mencakup Lebanon. Pernyataan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon dengan duta besar Iran untuk Lebanon, Mohammad Reza Raouf Sheibani.

Araghchi menekankan pentingnya menghentikan serangan Israel dan mendesak Washington untuk memenuhi komitmennya. Ia menilai implementasi gencatan senjata secara menyeluruh menjadi kunci bagi kelanjutan proses diplomasi.

Gencatan senjata dua minggu antara Washington dan Teheran berhasil dicapai melalui mediasi sejumlah negara. Pakistan bersama Turki, Tiongkok, Arab Saudi, dan Mesir turut berperan dalam upaya tersebut.

Sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata, kedua pihak sepakat bertemu di Islamabad guna membahas kemungkinan tercapainya perdamaian jangka panjang. Pembicaraan tersebut diharapkan dapat menentukan langkah lanjutan menuju stabilitas kawasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....