Apa Itu Selat Hormuz di Iran? Ini Rangkuman Ulasannya

  • 04 Mar 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Selat Hormuz yang menyambungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab, saat ini ramai diperbincangkan. Agresi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke beberapa kota Iran, membuat negara tersebut murka.

Selain melakukan serangan balasan, Iran dikabarkan menutup Selat Hormuz yang merupakan urat nadi jalur perdagangan minyak dunia. Lantas, apa itu Selat Hormuz? simak jawabannya dalam artikel ini.

Penjelasan Selat Hormuz

Dikutip dari berbagai sumber, Selat Hormuz adalah selat yang memisahkan Iran dengan Uni Emirat Arab. Selat Hormuz terletak di antara Teluk Oman dan Teluk Persia.

Selat Hormuz dalam bahasa Arab disebit مضيق هرمز—Madīq Hurmuz. Sedangkan dalam bahasa Persia, disebut تنگه هرمز—Tangeh-ye Hormoz.

Pada titik tersempit, lebar Selat Hormuz hanya mencapai 54 km. Selat Hormuz ini merupakan satu-satunya jalur untuk mengirim minyak keluar Teluk Persia.

Menurut keterangan 'U.S. Energy Information Administration', setiap hari terdapat 15 kapal tanker melewati Selat Hormuz. Kapal tanker itu, membawa 16.5 hingga 17 juta barel minyak bumi melewati selat ini.

Selat Hormuz memiliki peran yang sangat krusial, diperkirakan sekitar seperlima dari total pasokan minyak dunia melewati jalur ini. Artinya, gangguan kecil sekalipun di kawasan ini dapat menyebabkan lonjakan harga minyak global.

Negara-negara pengimpor energi seperti Tiongkok, Jepang, dan negara-negara Eropa sangat bergantung pada stabilitas jalur ini. Negara-negara itu ingin menjaga pasokan energi mereka tetap aman.

Melansir Al-Jazeera, Pada Sabtu, 28 Februari 2026, seorang pejabat Uni Eropa mengatakan jika kapal-kapal yang melintasi selat tersebut telah menerima transmisi. Yakni, transmisi dari pasukan elit Iran Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Pasukan elit Iran itu meminta, tidak boleh ada kapal yang diizinkan melewati Selat Hormuz. Namun, pejabat tersebut menambahkan Iran belum resmi menutup Selat Hormuz.

Selat Hormuz bukan sekadar jalur laut biasa, melainkan simbol penting dari keterkaitan antara energi, ekonomi, dan politik global. Stabilitasnya sangat menentukan kestabilan harga energi dunia dan hubungan antarnegara.

Selama dunia masih bergantung pada minyak sebagai sumber energi utama, Selat Hormuz akan terus menjadi titik strategis. Dan pastinya, diawasi dengan cermat oleh komunitas internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....