Transformasi Digital NU Harus Mengubah Cara Kerja Organisasi

  • 02 Okt 2026 22:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Komdigi Maroli Jeni Indarto menegaskan transformasi digital NU harus mengubah cara kerja dan pelayanan organisasi secara menyeluruh. Pernyataan itu disampaikan dalam talkshow masa depan NU dan disrupsi digital di Tangerang Selatan, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Talkshow tersebut digelar Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital bersama PCNU Kota Tangerang Selatan. Acara berlangsung di Graha Aswaja 2, Pusdiklat PCNU Tangerang Selatan, Pondok Aren, dengan menghadirkan sejumlah narasumber utama kegiatan.

Maroli menjelaskan transformasi digital bukan sekadar mengubah dokumen fisik menjadi digital atau mengganti pertemuan tatap muka dengan aplikasi. Perubahan tersebut harus menyentuh proses kerja, komunikasi, pelayanan, pengelolaan informasi, dan respons organisasi terhadap kebutuhan masyarakat berkembang dinamis.

Menurutnya, NU memiliki struktur dan jaringan luas sehingga teknologi dapat memperkuat koordinasi serta memperluas jangkauan dakwah kepada masyarakat. Masyarakat kini memperoleh pengetahuan keagamaan melalui pengajian, media sosial, video, podcast, dan berbagai platform digital yang mudah diakses.

Namun, derasnya arus informasi digital juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran informasi keliru yang dapat memengaruhi pemahaman masyarakat luas. Karena itu, literasi digital perlu menjadi bagian penting dalam transformasi organisasi agar informasi disampaikan akurat dan bertanggung jawab.

Maroli menyebut kehadiran NU di ruang digital tidak cukup hanya dengan membuat konten secara rutin melalui berbagai media. Konten tersebut harus memuat informasi terverifikasi, berkualitas, santun, dan sesuai nilai organisasi serta kebutuhan publik yang terus berkembang.

Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk mempercepat administrasi, pendataan, pengarsipan, dokumentasi, koordinasi, serta pelayanan organisasi kepada masyarakat luas. Pemanfaatan teknologi harus disertai tata kelola baik, perlindungan data, keamanan informasi, dan evaluasi berkala agar manfaatnya tetap terukur.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Tangerang Selatan Tubagus Asep Nurdin menilai organisasi memahami perubahan perilaku sebelum menentukan teknologi. Menurut Asep, organisasi tidak harus menggunakan seluruh teknologi yang sedang berkembang apabila penerapannya tidak sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Menurutnya, inovasi digital perlu dipilih berdasarkan manfaat, kebutuhan, kesiapan sumber daya, serta kemampuan organisasi dalam mengelolanya secara tepat. Asep juga menyoroti peran generasi muda yang dekat dengan teknologi sebagai penggerak inovasi dan komunikasi digital organisasi kini.

Generasi muda dapat dilibatkan dalam pengelolaan media sosial, produksi konten, dokumentasi, komunikasi publik, dan pengembangan berbagai inovasi digital. Namun, transformasi digital tidak berarti meninggalkan pengalaman, sejarah, tradisi, dan nilai yang menjadi fondasi organisasi sejak dahulu kala.

Pengalaman generasi senior dapat dipadukan dengan kemampuan digital generasi muda untuk membangun kolaborasi organisasi lebih adaptif ke depan. Kolaborasi antargenerasi diharapkan menjaga identitas organisasi sekaligus memperkuat kemampuan menghadapi perubahan masyarakat dan perkembangan teknologi yang terus berlangsung.

Bagi NU, ruang digital dapat dimanfaatkan untuk memperluas dakwah, memperkuat pendidikan, meningkatkan pelayanan, dan membuka partisipasi masyarakat luas. Tantangannya adalah mengisi ruang tersebut secara strategis melalui informasi berkualitas, dakwah mencerahkan, komunikasi santun, dan inovasi yang bermanfaat.

Transformasi digital merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan kemampuan belajar, beradaptasi, dan mengevaluasi program secara berkelanjutan oleh organisasi. Dengan demikian, disrupsi digital dapat menjadi peluang bagi organisasi keagamaan untuk memperkuat relevansi dan pelayanan di tengah perubahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....