Komisi V Desak Percepatan Penanganan di Lembah Anai

  • 12 Des 2025 07:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menegaskan perlunya percepatan penanganan darurat di Lembah Anai. Ia menargetkan penanganan darurat dapat difungsikan paling lambat pada 16 Desember.

Setelah itu, pemerintah akan melanjutkan penanganan permanen yang berlangsung sekitar enam bulan. Tahapan ini dilakukan setelah penyelesaian penanganan darurat di lapangan.

Zigo menjelaskan Komisi V mendorong penggunaan teknologi borpile sebagai rekomendasi utama. "Bupati Tanah Datar juga mengusulkan pembangunan flyover untuk mengurangi risiko bencana serupa," katanya.

Usulan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja spesifik Komisi V ke Lembah Anai. Tinjauan dilakukan di salah satu titik bencana di Tanah Datar.

Zigo menyebut Komisi V telah menyepakati optimalisasi seluruh anggaran Kementerian Pekerjaan Umum. Anggaran itu diprioritaskan untuk mendukung penanganan bencana di wilayah tersebut.

Menurutnya, Komisi V siap menyetujui seluruh kebijakan strategis pemerintah. Ia menilai percepatan sangat penting untuk memulihkan akses Padang–Pekanbaru.

Saat ini, lalu lintas Padang–Pekanbaru dialihkan melalui Sitinjau Laut. Jalur itu sering menyebabkan kemacetan parah hingga dua hari.

Kondisi tersebut diperburuk menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Volume kendaraan diperkirakan meningkat pada periode itu.

Ia juga mengingatkan efek keterlambatan terhadap harga kebutuhan pokok. Gangguan distribusi dapat memicu kenaikan harga sembako.

Zigo berharap pekerjaan lapangan dapat berjalan 24 jam jika cuaca mendukung. Namun hujan masih sering menghambat proses pengerjaan.

Ia menjelaskan bahwa Lembah Anai memiliki tekstur tanah yang rawan bencana. Pada 2024, wilayah ini juga mengalami bencana galodo di titik berbeda.

Sebanyak 27 alat berat dari HKI telah dikerahkan ke lokasi. Seluruh peralatan bekerja intensif mempercepat proses pemulihan.

"Saya berharap jalur Padang–Pekanbaru segera pulih dan kembali aman dilalui. Sebab, akses yang lancar bagi masyarakat ini sangat penting," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....