Petugas Nabawi Intensif Edukasi Jemaah Lansia dan Difabel
- 13 Jun 2026 15:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Petugas Seksus Nabawi memperkuat edukasi dan fasilitas bagi jemaah haji gelombang kedua
- Layanan khusus disiapkan untuk membantu jemaah lansia menghadapi cuaca panas ekstrem
- Jemaah gelombang kedua dinilai lebih adaptif sehingga menekan angka kasus tersasar
RRI.CO.ID, Madinah - Petugas Sektor Khusus Nabawi memperkuat edukasi bagi jemaah haji gelombang kedua. Langkah ini difokuskan kepada lansia dan penyandang disabilitas.
Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan beribadah di Madinah. Kondisi cuaca ekstrem menjadi salah satu perhatian utama petugas.
Suhu udara di Kota Madinah saat ini mencapai 42 derajat Celcius. Jemaah diimbau menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.
Kepala Sektor Khusus Nabawi, Muhammad Thoriq, mengatakan berbagai fasilitas telah disiapkan. Fasilitas itu membantu kebutuhan jemaah di lapangan.
"Kami menyiapkan kursi roda di setiap pos untuk jemaah. Langkah ini membantu lansia dan penyandang disabilitas," kata Thoriq kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Arab Saudi, Kamis, 11 Juni 2026.
Petugas juga menyediakan sandal cadangan bagi jemaah. Selain itu, tersedia semprotan air untuk mencegah dehidrasi.
Jemaah mendapatkan bimbingan penggunaan aplikasi Nusuk secara intensif. Edukasi dilakukan agar proses ibadah berjalan lebih tertib.
Menurut Thoriq, pemahaman aturan menjadi bagian penting pembinaan. Jemaah diharapkan dapat beribadah tanpa kendala.
"Tujuannya agar jemaah bisa beribadah khusyuk tanpa berurusan dengan aparat. Edukasi terus kami lakukan secara berkelanjutan," ujarnya.
Petugas turut menyosialisasikan larangan mengambil foto di area steril. Sementara ziarah Raudhah dilakukan melalui sistem tasreh kolektif.
Kapasitas kunjungan Raudhah dijadwalkan mencapai 8.000 jemaah setiap hari. Pengaturan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal kloter.
Thoriq menilai jemaah gelombang kedua lebih cepat beradaptasi. Kasus jemaah tersasar maupun kehilangan alas kaki juga berkurang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....