ASN Kemenhaj Harus Jaga Integritas dan Berhenti Jadikan Jemaah sebagai Komoditas
- 07 Jul 2026 10:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Haji dan Umrah menjaga integritas dalam penyelenggaraan ibadah haji.
RRI.CO.ID, Jakarta – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) diharuskan menjaga integritas dalam penyelenggaraan ibadah haji. Mereka juga diminta menghentikan praktik yang menjadikan jemaah haji dan umrah sebagai komoditas ekonomi.
Demikian disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, Senin 6 Juli 2026 di Jakarta. Menurut dia, berbagai apresiasi terhadap penyelenggaraan haji 2026 patut disyukuri, tetapi tidak boleh membuat seluruh jajaran cepat berpuas diri.
Dahnil juga mengapresiasi para kepala kantor wilayah dan kantor Kemenhaj kabupaten/kota, pengelola asrama haji, serta seluruh petugas penyelenggaraan haji. “Cukup sudah pujian dan apresiasi, kini saatnya untuk terus mengoreksi diri dan berbenah,” ujarnya.
Menurut Wamenhaj, seluruh insan Kemenhaj memikul tiga amanah besar masing-masing dari Allah SWT, rakyat Indonesia, dan Presiden RI. “Ketiga amanah tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ucapnya.
Dahnil juga menegaskan pentingnya mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, dan sukses peradaban serta keadaban. Ketiga aspek tersebut menjadi arah pembangunan penyelenggaraan haji nasional yang berkelanjutan.
Menurut dia, integritas merupakan fondasi utama transformasi Kemenhaj. Karena itu, tidak boleh ada ruang bagi praktik manipulasi, rente, maupun penyalahgunaan kewenangan dalam seluruh proses penyelenggaraan haji.
"Jangan pernah menjadikan jemaah haji dan umrah sebagai komoditas,” ujarnya. “Mereka adalah subjek perubahan dan transformasi peradaban, sehingga era Kemenhaj harus menjadi akhir dari praktik menjadikan jemaah sebagai komoditas.”
Dahnil menambahkan lebih dari 5,7 juta calon jemaah yang masih mengantre keberangkatan merupakan amanah negara yang harus dilayani. Dia juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto agar ASN Kemenhaj menghadirkan citra Islam Indonesia yang damai dan disiplin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....