Ombudsman Kalsel Pantau Layanan Haji 2026, Soroti Fasilitas Jemaah Rentan
- 15 Mei 2026 10:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ombudsman RI Kalimantan Selatan melakukan pemantauan lapangan terhadap layanan ibadah haji 2026 untuk memastikan kualitas pelayanan bagi jemaah terpenuhi.
- Hadi Rahman menilai peningkatan fasilitas di asrama haji menunjukkan perubahan signifikan dalam kualitas layanan publik bagi jemaah calon haji.
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Kantor Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Selatan melakukan pemantauan lapangan terhadap layanan ibadah haji 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan bagi jemaah terpenuhi.
Pemantauan difokuskan pada efektivitas layanan dasar. Mulai dari akses kesehatan, akomodasi, konsumsi hingga pendampingan, dengan perhatian khusus bagi jamaah lanjut usia, uzur, dan penyandang disabilitas.
Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel Hadi Rahman bersama jajaran berdialog langsung dengan jemaah di Banjarbaru, Kamis 14 Mei 2026. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan Eddy Khairani beserta jajaran.
Hadi Rahman menilai peningkatan fasilitas di asrama haji menunjukkan perubahan signifikan dalam kualitas layanan publik bagi jemaah calon haji. Menurutnya, keberadaan gedung baru mempermudah jemaah mengakses berbagai layanan selama berada di asrama haji.
| Baca juga: Kemenhaj Perkuat Pengawasan Layanan Haji |
“Dengan adanya gedung yang baru ini sangat membantu para jemaah dalam mengakses berbagai layanan di asrama haji,” ujarnya. Ia menambahkan layanan yang semakin tertata mencerminkan komitmen peningkatan pelayanan yang lebih humanis serta mudah diakses oleh seluruh kelompok jemaah.
Sementara itu, Eddy Khairani menyebut kehadiran Ombudsman menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengawasan dan perbaikan layanan secara berkelanjutan. “Kami menyampaikan terima kasih atas masukan Ombudsman Kalsel yang menjadi dorongan bagi kami untuk terus melakukan pembenahan layanan,” katanya.
Ia menegaskan sinergi antar-instansi menjadi kunci untuk memastikan standar pelayanan ibadah haji terus meningkat dari tahun ke tahun. Ombudsman juga menyoroti sejumlah rekomendasi, di antaranya penguatan standar layanan, pengelolaan pengaduan, serta penyediaan fasilitas darurat bagi jemaah rentan seperti tombol panic button di area toilet.
Melalui pengawasan ini, diharapkan kualitas layanan ibadah haji semakin akuntabel dan responsif. Ini seiring meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah di tingkat embarkasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....