Kemenhaj Dorong Jemaah Gunakan Kawal Haji untuk Aduan
- 14 Mei 2026 16:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mendorong jemaah memakai aplikasi Kawal Haji selama di Arab Saudi.
- Kawal Haji aplikasi memperkuat pengawasan layanan digital.
- Kawal Haji mudah diakses jemaah maupun petugas.
RRI.CO.ID, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mendorong jemaah memakai aplikasi Kawal Haji selama di Arab Saudi. Langkah itu dilakukan menjelang puncak operasional haji 2026.
Juru Bicara Kementerian Haji, Maria Assegaff, mengatakan aplikasi memperkuat pengawasan layanan digital. Menurutnya, Kawal Haji mudah diakses jemaah maupun petugas.
Maria menjelaskan laporan jemaah langsung dipantau melalui sistem aplikasi tersebut. Petugas terkait juga segera menerima laporan untuk penanganan cepat.
“Tujuannya memastikan setiap kendala segera diketahui dan ditangani lebih cepat. Pemerintah ingin layanan jemaah terus dipantau secara dekat,” ujar Maria dalam keterangan pers, Selasa, 12 Mei 2026.
Kementerian meminta jemaah memakai kanal resmi saat menemukan masalah pelayanan. Aduan dapat berkaitan dengan hotel, konsumsi, transportasi, maupun kesehatan.
Selain aplikasi, laporan bisa disampaikan kepada petugas kloter dan sektor. Ketua rombongan serta ketua regu juga diminta membantu menerima aduan.
Maria menegaskan transformasi digital mendukung tata kelola pelayanan haji lebih transparan. Langkah tersebut juga meningkatkan akuntabilitas pelayanan publik bagi jemaah.
“Kami ingin memastikan setiap laporan jemaah didengar. Pengawasan layanan harus semakin kuat menjelang puncak ibadah haji,” katanya.
Pemerintah berharap aplikasi Kawal Haji membantu mempercepat penyelesaian berbagai kendala layanan. Sistem digital dinilai memudahkan koordinasi petugas selama operasional haji berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....