Jelang Puncak Haji 2026, Layanan Jemaah Dipantau Secara Digital
- 14 Mei 2026 09:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kawal Haji jadi kanal resmi pelaporan digital jemaah
- Pengawasan layanan memakai data real time terintegrasi
- Command Center Haji awasi layanan dan pergerakan jemaah
RRI.CO.ID, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah memperkuat pengawasan layanan haji berbasis data real time. Langkah itu dilakukan menjelang puncak ibadah haji 2026.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyebut digitalisasi mempercepat pelayanan jemaah. “Pelayanan dan pelindungan jemaah harus semakin cepat dan responsif,” ujarnya dalam siaran pers tertulis, Kamis, 14 Mei 2026.
Kementerian memperkuat penggunaan aplikasi Kawal Haji selama operasional haji berlangsung. Aplikasi itu menjadi kanal resmi pelaporan bagi jemaah dan petugas.
Laporan layanan dapat langsung diteruskan kepada petugas sesuai kewenangan di lapangan. Petugas juga memantau perkembangan laporan melalui sistem terintegrasi.
Pemerintah turut mengoptimalkan Command Center Haji 2026 sebagai pusat kendali layanan. Pusat kendali memantau pergerakan jemaah dan layanan akomodasi secara menyeluruh.
Selain itu, pusat kendali mengawasi konsumsi, transportasi, hingga laporan lapangan mendesak. “Pengawasan kini berbasis data dan informasi terintegrasi,” kata Maria.
Maria menegaskan transformasi digital mendukung layanan haji yang lebih transparan dan akuntabel. Pemerintah ingin setiap laporan jemaah segera ditindaklanjuti petugas terkait.
Jemaah diminta memanfaatkan kanal resmi saat menghadapi kendala layanan di Tanah Suci. Laporan juga dapat disampaikan melalui petugas kloter dan petugas sektor.
Hingga hari ke-22 operasional haji, sebanyak 138.879 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Sebanyak 105.360 jemaah di antaranya sudah berada di Makkah. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....