Ruang Kendali Pantau Ribuan Perjalanan Jemaah Haji Indonesia Selama 24 Jam

  • 14 Mei 2026 13:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ruang kendali transportasi haji memantau bus jemaah selama dua puluh empat jam.
  • Pemantauan dilakukan menggunakan GPS dan layar data perjalanan secara langsung.
  • Petugas mengawasi ratusan bus pengangkut jemaah menuju Makkah setiap hari.

RRI.CO.ID, Makkah - Ruang kendali transportasi haji memantau perjalanan jemaah Indonesia selama dua puluh empat jam. Pemantauan dilakukan menggunakan GPS dan layar data perjalanan secara langsung.

Layanan tersebut berada di Kantor Urusan Haji Indonesia Daker Makkah. Petugas mengawasi ratusan bus pengangkut jemaah menuju Makkah setiap hari.

Lima layar besar menampilkan posisi bus pengangkut jemaah dari Madinah menuju Makkah. Setiap pergerakan bus dipantau menjaga keselamatan dan ketepatan jadwal perjalanan.

Petugas transportasi, Arudi, terus berkoordinasi menggunakan handy talky selama pemantauan berlangsung. Petugas memastikan hotel dan konsumsi jemaah siap sebelum rombongan tiba.

“Patokannya posisi bus dan jarak menuju hotel. Kalau diperkirakan dua jam lagi tiba, petugas langsung bersiap,” kata Arudi kepada Media Center Haji (MCH) di Makkah, Arab Saudi, Rabu, 13 Mei 2026.

Sebanyak dua puluh kloter diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada hari tersebut. Total 132 bus mengangkut 7.838 jemaah menuju lokasi tujuan.

Kepala Seksi Transportasi PPIH Daker Makkah, Moh Afifuddin Zuhri, mengatakan GPS membantu pemantauan perjalanan jemaah. Sistem tersebut memantau jalur Madinah-Makkah secara lebih presisi.

“Pelayanan lebih baik ketika posisi jemaah sudah diketahui lebih awal. Petugas dapat menyesuaikan kesiapan lapangan,” kata Afifuddin.

Menurut Afifuddin, jadwal perjalanan bus tidak selalu berjalan sesuai perkiraan awal. Pemeriksaan keamanan di jalur perjalanan sering menyebabkan keterlambatan bus jemaah.

Digitalisasi transportasi membantu menjaga keamanan perjalanan jemaah Indonesia selama di Arab Saudi. Tim Madinah juga melakukan verifikasi data bersama operator bus dan Daker Bandara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....