Dua Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah
- 02 Mei 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dua orang jemaah haji Indonesia asal Pekalongan dan Samarinda wafat di Tanah Suci
- Total ada tujuh jemaah haji yang meninggal dunia
- Hari ke-12 masa operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447H/2026 M, 39 Orang jemaah haji masih di rawat di Rumah Sakit Arab Saudi
- Total jemaah haji yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga Jumat, 1 Mei 2026 mencapai sebanyak 175 kloter dengan 68.082 jemaah haji dan 697 petugas kloter.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kabar duka kembali datang dari penyelenggaraan ibadah haji Indonesia di Tanah Suci. Dua jemaah haji Indonesia berjenis kelamin perempuan dan laki-laki dilaporkan wafat di Madinah, Arab Saudi.
"Kami sampaikan kabar dukacita. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, terdapat dua jemaah haji Indonesia yang wafat di Madinah," kata Kepala Biro Humas Kementerian Haji RI, Moh Hasan Afandi dalam konferensi pers penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M yang disiarkan di YouTube Kemenhaj, Sabtu, 2 Mei 2026.
Jemaah pertama bernama Siti Sri Rahayu Sanusi, berusia enam puluh lima tahun. Ia berasal dari kloter SOC 12 asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Sementara jemaah kedua bernama Endar Jaya Purwadi, berusia enam puluh dua tahun. Ia tergabung dalam kloter BPN 01 asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Hasan mengatakan, jumlah jemaah Indonesia wafat di Tanah Suci kini mencapai tujuh orang. Pemerintah juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi musibah ini. Pemerintah terus mendampingi seluruh proses pelayanan jemaah,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga menyampaikan perkembangan kondisi kesehatan jemaah di Madinah. Sebanyak 5.576 jemaah menjalani rawat jalan selama masa operasional haji berlangsung.
Sebanyak 105 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia untuk penanganan medis. Sementara 125 jemaah dirujuk menuju rumah sakit Arab Saudi.
Hingga kini, sebanyak 39 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Pemerintah memastikan seluruh pelayanan kesehatan terus diberikan secara maksimal.
“Seluruh proses keberangkatan dan pergerakan jemaah berjalan aman serta tertib. Kami terus mengawal pelayanan agar jemaah merasa nyaman,” kata Hasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....