Pemerintah Umumkan Dua Jemaah Haji Indonesia Wafat asal Bengkulu dan Kampar Riau
- 30 Apr 2026 19:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan dua jemaah haji Indonesia wafat di Madinah
- 2. Total ada lima jemaah haji Indonesia wafat di Madinah
- 3. Puluhan orang jemaah haji Indonesia masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
- 3. Jemaah haji Indonesia yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 138 kloter dengan total 54.604 jemaah.
RRI.CO.ID, Jakarta- Kementerian Haji dan Umrah kembali mengumumkan jemaah haji Indonesia yang wafat di Madinah, Arab Saudi. Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Suci Annisa mengatakan ada dua jemaah haji Indonesia yang wafat di Madinah.
Adapun dua jemaah haji yang wafat yakni Tukiman Sardi Kromo Karso, usia 54 tahun dari embarkasi PDG (Padang) 04, asal kota Bengkulu. Selanjutnya Dawanus Mahmud Muhammad Hasyim usia 51 tahun dari embarkasi BTH (Batam) 05, asal Kabupaten Kampar Riau.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, kami sampaikan terdapat dua jemaah wafat. Semoga almarhum diberikan terbaik disisi Allah SWT," kata Suci Annisa dalam keterangan pers ditayangkan di Youtube Kemhaj, Kamis, 30 Mei 2026.
Dengan demikian, total jemaah haji yang wafat di Madinah mencapai lima orang. Mereka yang wafat sebelumnya jemaah perempuan asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, atas nama Kamariah Dul Tayib (85) dari kloter Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya (SUB) 8.
Selanjutnya jemaah perempuan asal Tegal, Rodiyah wafat karena serangan jantung. Kemudian Nursidah (58) dari UPG (Makassar) Kabupaten Gowa.
| Baca juga: Jemaah Haji Asal Pasuruan Wafat di Madinah |
Pemerintah juga menyampaikan kondisi kesehatan jemaah haji dan dipastikan mendapatkan penanganan yang maksimal. Sebanyak lima orang jemaah haji di rujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Madinah.
"Sementara itu, berdasarkan laporan kesehatan di Madinah, 89 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi. Hingga saat ini sebanyak 49 orang jemaah haji masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi," katanya.
Suci mengimbau jemaah haji Indonesia untuk beristirahat dengan cukup. Jemaah haji juga diimbau memakai pelindung karena cuaca di Tanah Suci ekstrem berkisar antara 35 hingga 38 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang rendah.
"Kami mengimbau jemaah untuk mengatur ritme ibadah secara bijak, antara lain dengan mengatur waktu ibadah dan tidak memaksakan diri. Memperbanyak istirahat, mencukupi kebutuhan cairan, menggunakan pelindung seperti payung atau topi, serta mengonsumsi makanan bergizi secara teratur," ujarnya.
Adapun data jemaah haji Indonesia yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 138 kloter dengan total 54.604 jemaah. Sementara itu sebanyak 132 kloter dengan 52.343 jemaah, telah tiba di Madinah.
Data tersebut per hari Rabu 29 April 2026. Suci memastikan keberangkatan dan ketibaan jemaah berlangsung tertib, tamu Allah yang telah tiba langsung diarahkan ke hotel untuk beristirahat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....