Wamenhaj Tegaskan Petugas Haji Fokus Layani Jamaah
- 30 Jan 2026 15:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah kembali menegaskan peran utama petugas haji. Petugas diminta fokus melayani jamaah, bukan menjadikan penugasan sebagai sarana berhaji.
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan hal tersebut dalam pengukuhan petugas haji. Kegiatan digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat 30 Januari 2026.
“Kami ingin memastikan petugas haji itu niat utamanya adalah menjadi petugas,” ujar Dahnil. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik nebeng naik haji.
Menurut Dahnil, seluruh petugas telah melewati proses seleksi dan pelatihan panjang. Mereka disiapkan sebagai sebuah tim yang solid dan terlatih.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah mengikuti pelatihan selama 20 hari. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Setelah itu, petugas masih akan menjalani pendidikan dan pelatihan secara daring. Diklat online dijadwalkan berlangsung selama 10 hari.
Dahnil menjelaskan latar belakang petugas haji tahun ini sangat beragam. Mulai dari tenaga medis, aparat keamanan, hingga jurnalis dan akademisi.
Ia menegaskan seluruh petugas harus berada dalam satu bendera yang sama. Identitas pribadi harus ditanggalkan selama menjalankan tugas.
“Ketika bertugas, semua identitas harus dilepas,” kata Dahnil. Menurutnya, tidak ada perlakuan istimewa bagi siapa pun.
Ia berharap pola pembinaan ini mampu menjawab kritik publik. Terutama terkait adanya petugas yang justru memanfaatkan penugasan untuk berhaji.
“Nah, dengan pola ini kita ingin menghindari orang-orang yang nebeng naik haji,” ujarnya. Ia menekankan komitmen pemerintah dalam menjaga profesionalitas petugas.
Dahnil menambahkan pendidikan semi militer diterapkan untuk membangun disiplin. Selain itu, pola ini bertujuan memperkuat kekompakan dan sistem komando.
Dengan sistem tersebut, pelaksanaan tugas di Tanah Suci diharapkan lebih efektif. Koordinasi antarpetugas juga dapat berjalan lebih tertib.
“Petugas jangan memposisikan diri sebagai jamaah,” tegas Dahnil. Ia mengingatkan kasus-kasus sebelumnya di mana petugas justru meminta dilayani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....