Sentra Kopi Arabika Baru di Desa Sapit

  • 21 Mei 2023 14:11 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Timur: Sentra kopi di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah seiring dibukanya perkebunan kopi di lereng Rinjani. Suhu dingin Rinjani mendorong anggapan petani tanaman kopi adalah masa depan.

Tanaman kopi di lereng Rinjani, Lombok Timur, telah dikenal luas sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia. Penduduk Desa Sapit, Kecamatan Suela, misalnya, telah menanam kopi jenis robusta lewat bibit yang dikirim dari luar NTB.

Zaman pun bergulir. Meminum kopi tak lagi sekadar minum, tetapi dibarengi gengsi, seperti dari mana biji kopi berasal dan ditanam di mana?

Berpijak pada tren itu, seorang petani di Desa Sapit, melakukan budidaya kopi jenis Arabika. Berbekal pengetahuan sebagai Sarjana Pertanian, Agus Patrawijaya, memulai babak baru perkebunan kopi di Desa Sapit. Ia menyemai bibit kopi di atas sebidang papan, selebar 2x4 meter, dan setinggi 15 centimeter. Komposisi media tanam terdiri dari tanah, sekam, bibit, kopi, tanah dan pupuk organik.

“Di sinilah, bibit kopi Arabika Sapit bermula. Sebelum pindah ke lahan di umur 5-6 bulan,” katanya, Minggu (14/5/2023), usai menerima Study Tour Agriculture Resource Class HIMASEPTA 2023 Universitas Mataram.

Tanaman kopi dirawat Agus, sejak persemaian hingga berusia 8 bulan. Setahun kemudian, bibit kopi berubah menjadi pohon dan berbunga. Memasuki umur 2 tahun, pohon kopi mulai berbiji yang banyaknya segenggam tangan orang dewasa.

Pengembangan biji kopi di Desa Sapit menyusul budidaya kopi di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun dan Desa Beiriri Jarak Kecamatan Wanasaba.

Masing-masing kelompok usaha kopi di dua desa itu telah mendapat bantuan dari pemerintah berupa perlatan produksi biji kopi.

Agus Patrawijaya melalui CV Sapit Farm Mandiri mendapat bantuan mesin sangrai kopi, sehingga mampu menyangrai kopi sampai pada kadar air yang benar-benar sedikit. Untuk satu kilo gram kopi diperlukan waktu sekitar 12 menit untuk menyangrainya di atas tungku bersuhu 120 derajat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....