Langkah Tepat Memilih Kangkung Agar Masakan Lezat
- 30 Nov 2025 18:29 WIB
- Batam
KBRN, Batam: Kangkung adalah salah satu sayuran paling populer dan serbaguna dalam masakan Indonesia. Dari tumis kangkung terasi hingga plecing kangkung, kesegaran daun dan tekstur batang yang renyah (crispy) adalah kunci kelezatan. Namun, tidak jarang kita menemukan kangkung yang layu, berlubang, atau bahkan mengandung ulat.
Memilih kangkung yang bagus di pasar atau supermarket sangat mudah jika Anda mengetahui ciri-ciri utamanya. Berikut adalah panduan langkah demi langkah memilih sayur kangkung yang segar dan berkualitas.
1. Perhatikan Kondisi Daun
Daun adalah indikator utama kesegaran kangkung. Kangkung segar harus memiliki daun berwarna hijau cerah, bukan hijau kusam atau kekuningan. Warna kusam menandakan kangkung sudah dipetik lama dan mulai kehilangan nutrisi. Sentuh dan remas perlahan. Daun kangkung segar akan terasa kokoh dan tidak lemas atau layu. Daun yang lemas menandakan kandungan airnya sudah banyak berkurang.
Amati baik-baik permukaan daun. Daun yang berlubang-lubang kecil adalah tanda serangan hama, termasuk ulat. Meskipun dicuci, bagian yang rusak ini mengurangi kualitas.
2. Perhatikan Tekstur Batang
Batang kangkung yang renyah adalah dambaan setiap penggemar tumisan. Pilih kangkung dengan batang yang terlihat padat, kokoh, dan relatif lurus. Batang yang lembek, berlendir, atau sudah mulai menghitam adalah tanda pembusukan. Perhatikan ujung batang (bagian yang terpotong). Ujung batang kangkung segar akan terlihat agak basah atau memiliki sedikit getah, namun tidak berlendir. Jika ujungnya sudah kering, berserabut, atau berwarna cokelat kehitaman, itu berarti kangkung sudah lama dipanen.
3. Hindari Akar yang Berlebihan
Bagian akar seringkali menjadi indikasi bagaimana kangkung itu tumbuh. Pada kangkung darat (yang paling umum dijual untuk ditumis), biasanya akar sudah dipotong pendek. Jika Anda menemukan kangkung dengan akar yang sangat panjang dan banyak, kemungkinan itu adalah kangkung air yang tumbuh di perairan. Meskipun tetap bisa dimakan, pastikan akar bersih dari lumpur berlebihan.
4. Perhatikan Aroma dan Kelembaban
Kangkung sering dijual dalam ikatan. Jangan hanya melihat bagian luarnya. Minta penjual untuk sedikit melonggarkan ikatan. Sayuran yang tidak segar seringkali disembunyikan di bagian tengah atau bawah ikatan. Pastikan kangkung di bagian dalam ikatan juga memiliki daun yang hijau cerah dan tidak ada batang yang busuk.
Kangkung segar memiliki aroma sayur yang khas dan bersih. Jika Anda mencium bau langu yang menyengat atau bau busuk, hindari ikatan tersebut.
5. Pilih Sesuai Kebutuhan Masakan
Ada dua jenis kangkung utama yang dijual, dan keduanya punya ciri khas:
- Kangkung Darat: Umumnya memiliki batang lebih tipis dan daun lebih kecil. Teksturnya lebih renyah dan cocok untuk tumisan cepat.
- Kangkung Air: Memiliki batang lebih tebal dan daun lebih lebar. Jenis ini membutuhkan waktu masak sedikit lebih lama dan baik untuk hidangan seperti plecing atau gado-gado.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....