Mengapa Anak Terlambat Jalan? Ini Penjelasannya

  • 10 Sep 2025 07:33 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam : Setiap anak memiliki perkembangan motorik yang berbeda. Tidak semua anak bisa berjalan di usia yang sama. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), keterlambatan berjalan bisa disebabkan faktor genetik. Riwayat keluarga berpengaruh pada tumbuh kembang.

Selain faktor genetik, kekuatan otot juga menentukan. Otot kaki yang lemah membuat anak sulit menopang tubuh. Nutrisi menjadi salah satu penunjang utama. Kekurangan vitamin D dapat memengaruhi kesehatan tulang dan otot anak.

Stimulasi lingkungan sangat penting untuk perkembangan anak. Anak yang jarang dilatih berjalan bisa mengalami keterlambatan. Dokter anak menyarankan orang tua memberikan stimulasi sederhana. Misalnya dengan mengajak anak berdiri berpegangan meja. Anak juga butuh motivasi dari orang tua. Semangat dan dukungan emosional membuat anak lebih berani mencoba berjalan.

Namun, orang tua tidak perlu terburu-buru. Perkembangan setiap anak unik dan tidak selalu sesuai standar umum. Menurut American Academy of Pediatrics, sebagian anak baru berjalan pada usia 15 bulan. Kondisi ini masih dianggap normal. Jika anak belum berjalan hingga usia 18 bulan, sebaiknya diperiksakan ke dokter. Evaluasi menyeluruh bisa menemukan penyebab pasti.

Dengan deteksi dini, penanganan bisa lebih cepat dilakukan. Anak memiliki peluang besar untuk mengejar ketertinggalan perkembangan. Keterlambatan berjalan bisa diatasi dengan stimulasi, nutrisi, dan dukungan. Orang tua memegang peran penting dalam proses ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....