Seduh Kopi dengan Manual Brew atau Cold Brew?

  • 23 Okt 2025 22:47 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Manual brew dan cold brew, dua metode penyeduhan kopi yang sangat populer. Keduanya menawarkan rasa yang berbeda bagi para penikmat kopi.

Manual brew dalam proses pembuatannya melibatkan air panas yang dituang secara manual. Metode ini umumnya menghasilkan secangkir kopi dengan karakter rasa yang lebih jelas dan kompleks.

Sebaliknya, cold brew merupakan suatu proses perendaman bubuk kopi dalam air bersuhu ruangan atau dingin. Proses ekstraksi ini memakan waktu yang jauh lebih lama, seringkali hingga 12 jam atau lebih.

Perbedaan utama terletak pada suhu air yang digunakan untuk mengekstrak kopi. Suhu air sangat memengaruhi komponen kimiawi dan rasa yang diekstrak dari bubuk kopi.

Manual brew menghasilkan tingkat keasaman yang lebih tinggi dikarenakan senyawa asam lebih mudah larut di dalam air panas. Cold brew, dikarenakan suhunya rendah sehingga memiliki keasaman yang jauh lebih rendah dan rasa yang lebih manis.

Waktu persiapan juga menjadi pembeda antara kedua metode penyeduhan kopi ini. Manual brew dapat disiapkan dalam waktu beberapa menit saja, cocok untuk yang butuh menikmati kopi dengan cepat.

Sementara itu, cold brew membutuhkan perencanaan yang lebih matang karena proses perendamannya yang panjang. Cold brew sering disajikan sebagai konsentrat yang dapat diencerkan lagi dengan air atau susu.

Kekuatan rasa dan tekstur akhir kopi juga bervariasi antara kedua teknik penyeduhan ini. Manual brew cenderung memiliki tekstur yang lebih ringan atau sedang, tergantung metode yang digunakan.

Cold brew biasanya memiliki body yang lebih berat dan terasa lebih halus di mulut. Pemilihan metode sangat bergantung pada preferensi pribadi terhadap karakter rasa kopi.

Jadi, kamu lebih suka manual brew atau cold brew?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....