Kemendikdasmen Dorong, Bandung Jadi Pelopor Implementasi Indonesia ASRI
- 06 Feb 2026 11:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong satuan pendidikan menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Salah satu langkah konkret yang dilakukan yaitu melalui sosialisasi dan penguatan praktik Gerakan Jumat Bersih di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan peserta didik dan warga sekolah," ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 70 Kota Bandung, Jumat 6 Februari 2026.
Fajar menjelaskan, Kota Bandung dipilih sebagai daerah pelopor implementasi Gerakan Jumat Bersih sebelum nantinya diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan sosialisasi sekaligus penguatan praktik Gerakan Jumat Bersih di lingkungan sekolah. Kota Bandung menjadi pelopor, sebelum gerakan ini diperluas ke daerah lainnya,” ucapnya.
Ia menegaskan, Gerakan Jumat Bersih bukan sekadar kegiatan seremonial atau rutinitas simbolis semata. Program ini dirancang sebagai pembiasaan yang berkelanjutan untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah didorong berperan aktif menjaga kebersihan kelas, halaman, fasilitas sekolah, hingga lingkungan sekitar. Fajar menilai, keterlibatan seluruh unsur sekolah menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karakter.
Baca juga:Keterlibatan TNI AL, Penentu Keberhasilan Giant Sea Wall
“Melalui Jumat Bersih, peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah didorong untuk terlibat aktif menjaga kebersihan kelas, halaman, fasilitas sekolah, dan lingkungan sekitar sebagai bagian dari proses pendidikan karakter,” katanya.
Selain itu, Fajar menuturkan bahwa pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih juga selaras dengan program Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang telah dicanangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Program tersebut menjadi landasan pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh.
" Adapun tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan," tandasnya.
Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan program nasional yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto. Program ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sebagai bagian dari pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan pentingnya implementasi Gerakan Indonesia ASRI dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul pada awal 2026. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan bahwa kebersihan, keamanan, serta ketertiban lingkungan merupakan perintah nasional yang harus dilaksanakan secara nyata, kolektif, dan berkelanjutan.
Presiden juga menyoroti bahwa lingkungan sekolah menjadi salah satu ruang strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut karena berpengaruh langsung terhadap pembentukan karakter generasi muda.
Dengan adanya sosialisasi Gerakan Jumat Bersih di Kota Bandung, pemerintah berharap gerakan ini dapat menjadi contoh praktik baik yang mampu direplikasi di berbagai daerah. Selain meningkatkan kualitas lingkungan sekolah, program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....