Kasus HIV/AIDS Kota Bandung Tertinggi di Jabar
- 07 Jun 2023 10:34 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung; Kota Bandung menjadi kota yang memiliki kasus HIV/AIDS tertinggi di Jawa Barat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Barat, pada tahun 2021 sebanyak 12.358 orang terinfeksi HIV merupakan jumlah orang yang terdiagnosis HIV dari dalam wilayah Kota Bandung dan luar Kota Bandung.
Secara rinci, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) kasus HIV-AIDS di Kota Bandung secara kumulatif hingga akhir 2022 mencapai 2.428 orang. Dari total kasus itu, mayoritas adalah laki-laki, yakni 2.014 orang.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, tahun lalu ditemukan 31 kasus baru. Jika ditotal, kasus HIV-AIDS di Kota Bandung mencapai 2.428. Dari 2.428 kasus itu, sebanyak 2.014 merupakan laki-laki, selebihnya perempuan.
Terkait itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian membenarkan bahwa kasus HIV/AIDS di Kota Bandung mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir.
"Kota Bandung tetap menempati ranking paling tinggi di Jawa Barat untuk kasus HIV/AIDS. Saya kira itu kondisi yang bisa dimaklumi mengingat jumlah penduduk aktivitas penduduk dan lain sebagainya. Karena, faktor resiko juga Kota Bandung termasuk tinggi," ujar Anhar di Balai Kota Bandung, Rabu (7/6/ 2023)
Anhar menjelaskan, faktor tingginya surveilans atau pengecekan menjadi salah satu penyebab kasus HIV/AIDS di Kota Bandung tinggi. Ia pun menyebut penularan HIV/AIDS di Kota Bandung masih di dominasi oleh 3 penyebab utama.
"Hampir semua faktor resiko HIV ada di Kota Bandung. Seperti penularan dari jarum suntik, perilaku seks beresiko hingga penurunan genetik dari ibu ke anak semuanya itu memang ada. Realitanya memang tinggi," katanya.
Di utarakannya, jika dirinci usia pengidap HIV/AIDS, Anhar menyebut rentang usia produktif menjadi rentang usia yang paling banyak terkena. Ia pun mengatakan bahwa kasus penyebaran HIV/AIDS tertinggi di Kota Bandung melalui kontak seks beresiko.
"Pengidap HIV/AIDS di Kota Bandung masih didominasi oleh kelompok usia produktif dan ini mengkhawatirkan. Terlebih, cara penularan kasus HIV di Kota Bandung ini terbanyak melalui aktivitas seksual beresiko," terangnya..
Dikatakannya, kelompok usia produktif itu banyak yang HIV positif bahkan sudah menjadi AIDS, dan ini sangat disayangkan," Sehingga kita terus melakukan tindakan preventif khususnya pada para usia produktif yang sering melakukan aktivitas beresiko," tuturnya.
Anhar menambahkan, untuk diketahui, dari total kasus HIV-AIDS, kelompok usia 20 hingga 50 tahun masih mendominasi. Untuk kelompok usia 20-29 tahun, totalnya mencapai 882 kasus. Sebanyak 738 kasus merupakan laki-laki. Selebihnya perempuan.
" Kemudian, kelompok umur 30-39 tahun, totalnya 804 kasus. Mayoritas laki-laki, yakni mencapai 637 kasus. Sebanyak 167 kasus HIV/AIDS di Kota Bandung merupakan perempuan," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....