Seberapa Siap Indonesia Menghadapi Erupsi Beruntun Gunung Api

  • 09 Sep 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi dalam waktu berdekatan, termasuk Anak Krakatau, Semeru, Ili Lewotolok, dan Ibu.
  • Posisi Indonesia di kawasan Cincin Api Pasifik membuat risiko aktivitas vulkanik dan gempa menjadi ancaman yang harus diantisipasi berkelanjutan.
  • Pemerintah mendorong penguatan kesiapsiagaan bencana, termasuk wacana integrasi BMKG dan Badan Geologi untuk memperkuat pemantauan dan mitigasi.

Diketahui, Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire merupakan kawasan di sepanjang Samudra Pasifik. Mengutip NatGeo, kawasan ini dikenal memiliki aktivitas gunung api dan gempa bumi yang tinggi.

Ring of Fire membentang sekitar 40 ribu kilometer dan mengikuti batas pertemuan sejumlah lempeng tektonik. Lempeng-lempeng tersebut antara lain Lempeng Pasifik, Juan de Fuca, Cocos, Indo-Australia, Nazca, Amerika Utara, dan Filipina.

Sekitar 75 persen gunung api di dunia, atau lebih dari 450 gunung api, berada di sepanjang kawasan tersebut. Kawasan ini juga menjadi lokasi sekitar 90 persen gempa bumi yang terjadi di dunia.

Tingginya aktivitas vulkanik dan kegempaan tersebut dipengaruhi oleh pergerakan lempeng tektonik yang sangat aktif. Di sebagian besar wilayah Ring of Fire, lempeng tektonik saling bertumbukan pada batas yang disebut zona subduksi.

Dalam proses ini, satu lempeng terdorong masuk ke bawah lempeng lainnya dan kemudian mengalami pelelehan. Material batuan yang meleleh tersebut membentuk magma yang dapat bergerak mendekati permukaan bumi.

Keberadaan magma di dekat permukaan inilah yang menciptakan kondisi yang mendukung terbentuknya aktivitas gunung api. Namun, tidak seluruh kawasan Ring of Fire merupakan zona subduksi.

Salah satu pengecualian berada di perbatasan Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara. Ini merupakan batas transformasi tempat kedua lempeng bergerak saling bergeser.

Pergerakan tersebut dapat menimbulkan tekanan pada kerak bumi yang kemudian dilepaskan dalam bentuk gempa bumi. Kondisi geologis inilah yang membuat kawasan Ring of Fire, termasuk Indonesia, memiliki tingkat risiko gempa dan aktivitas vulkanik yang tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....