Seberapa Siap Indonesia Menghadapi Erupsi Beruntun Gunung Api
- 09 Sep 2026 15:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi dalam waktu berdekatan, termasuk Anak Krakatau, Semeru, Ili Lewotolok, dan Ibu.
- Posisi Indonesia di kawasan Cincin Api Pasifik membuat risiko aktivitas vulkanik dan gempa menjadi ancaman yang harus diantisipasi berkelanjutan.
- Pemerintah mendorong penguatan kesiapsiagaan bencana, termasuk wacana integrasi BMKG dan Badan Geologi untuk memperkuat pemantauan dan mitigasi.
DALAM beberapa hari terakhir, aktivitas sejumlah gunung api di Indonesia kembali menjadi perhatian. Erupsi Gunung Anak Krakatau bahkan sempat berdampak terhadap aktivitas penerbangan di sejumlah bandara.
Pada Rabu 9 September 2026, sejumlah gunung api dilaporkan mengalami erupsi dalam waktu berdekatan. Gunung yang tercatat mengalami erupsi antara lain Gunung Semeru di Jawa Timur dan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Kemudian, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur serta Gunung Ibu di Maluku Utara. Adapun, Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Rabu 9 September 2026 dini hari pukul 00.47 WIB.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi berlangsung selama 28 detik. Tinggi kolom erupsi tidak teramati secara visual, sementara aktivitas tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 51 milimeter.
Aktivitas Anak Krakatau ini menambah rangkaian erupsi yang terjadi sejak akhir pekan lalu. Sementara itu, Gunung Semeru juga mengalami erupsi.
Aktivitas erupsi tercatat sekitar pukul 00.15 WIB dan kembali terjadi sekitar pukul 05.11 WIB. Di Nusa Tenggara Timur, Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata juga dilaporkan mengalami dua kali erupsi.
Erupsi pertama terjadi sekitar pukul 05.03 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat laut.
Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, juga mengalami erupsi sekitar pukul 05.27 WIT. Kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut.
Aktivitas sejumlah gunung api tersebut kembali menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan vulkanik yang tinggi. Kondisi ini tidak terlepas dari posisi Indonesia yang berada di kawasan pertemuan lempeng tektonik.
Indonesia juga berada di jalur Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire. Hal ini membuat aktivitas vulkanik menjadi bagian dari risiko alam yang harus dihadapi.
|
Selanjutnya,
Ring of Fire, Alasan Indonesia Rawan Erupsi
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....