Euforia Kemerdekaan di Bawakaraeng dan Risiko di Balik Jalur Pendakian
- 20 Agt 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Puluhan pendaki Bawakaraeng dievakuasi setelah mengalami hipotermia, kelelahan, kram, asma, dan cedera saat turun gunung.
- Sebanyak 295 personel SAR gabungan disiagakan di delapan titik strategis untuk mengantisipasi kondisi darurat selama HUT ke-81 RI.
- Ribuan pendaki memadati Bawakaraeng, dengan registrasi mencapai ribuan orang melalui jalur Buluballea, Tassoso, Kanreapia, dan Lembanna.
Jumlah pendaki yang dievakuasi dari Gunung Bawakaraeng, Gowa, Sulawesi Selatan, bertambah menjadi 31 orang setelah mengalami gangguan kesehatan. Para pendaki tersebut membutuhkan pertolongan tim SAR akibat hipotermia, asma, kelelahan, hingga cedera kaki selama perjalanan turun gunung.
Basarnas Makassar memastikan seluruh pendaki mendapat penanganan sesuai kondisi masing-masing sebelum dibawa menuju posko evakuasi terdekat bersama petugas. Sebagian besar pendaki telah dievakuasi menuju Posko Buluballea untuk menjalani pemeriksaan medis setelah melewati medan pendakian cukup berat.
"Hingga pagi ini, 31 pendaki mengalami trouble dan sudah mendapat penanganan tim SAR. Mayoritas mengalami hipotermia, asma, kelelahan, dan cedera kaki sehingga membutuhkan pertolongan setelah kondisi fisik mereka menurun," ucapnya.
Namun, satu pendaki menjalani proses evakuasi dari sekitar Pos Tujuh jalur Lembanna karena mengalami cedera lutut cukup parah. Pendaki tersebut terjatuh setelah tersandung batu ketika berjalan, sehingga tim SAR harus menyesuaikan proses evakuasi dengan medan terjal.
Tim SAR gabungan bergerak bertahap agar proses evakuasi tetap aman, sekaligus memastikan kondisi pendaki terus terpantau sepanjang perjalanan. Setibanya di posko, pendaki mendapat penanganan medis dan beberapa orang kemudian dirujuk ke Puskesmas Tinggimoncong sesuai kebutuhan penanganan.
"Penanganan terus kami lakukan bertahap, pendaki mendapat penanganan medis di posko dan beberapa dirujuk ke Puskesmas Tinggimoncong. Kami mengimbau pendaki saling menjaga, tidak memaksakan diri, dan segera melapor ke pos siaga jika membutuhkan bantuan," ucapnya.
Basarnas Makassar masih menyiagakan 295 personel SAR gabungan di delapan titik strategis untuk mengantisipasi kebutuhan evakuasi pendaki. Personel ditempatkan termasuk di Lembah Ramma dan Puncak Bawakaraeng, sementara pendaki diminta mengutamakan keselamatan hingga perjalanan selesai bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....