Gebrakan Presiden: Perbarui Buku Pelajaran hingga Galakkan Budaya Baca
- 13 Agt 2026 01:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah mendatangkan buku-buku dari ASEAN untuk dibandingkan dengan buku pelajaran di Indonesia
- Pemerintah akan memperbarui buku pelajaran di sekolah
- Pemerintah menargetkan 80.000 sekolah rampung direnovasi tahun 2026
- Budaya baca buku dengan menyediakan bacaan buku yang menarik minat siswa
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah merenovasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia untuk tahun 2026. Revitalisasi untuk semua jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Tahun ini, kami dengan anggaran yang sudah disetujui DPR, Rp14 triliun, itu mengalokasikan untuk 11.744 satuan pendidikan. Inshaallah akan ada tambahan 60.000 satuan pendidikan, sehingga tahun ini kami akan melakukan revitalisasi untuk 71.744,” kata Mu’ti.
Ia mengatakan revitalisasi atau renovasi sekolah sudah berjalan 70 persen. Mendikdasmen mengatakan pembangunan gedung sekolah sangat dinanti oleh masyarakat terutama yang puluhan tahun tidak pernah direnovasi.
Adapun Mensesneg Prasetyo mengatakan pemerintah menambah jumlah sekolah yang direnovasi dari sebelumnya 17.000 menjadi 60.000 unit. Ia berharap renovasi 80.000 unit sekolah akan rampung tahun ini.
Pemerintah menargetkan 100.000 sekolah direnovasi tahun 2027 sehingga diharapkan dua tahun mendatang, semuanya sekolah berhasil diperbaiki. Prasetyo mengatakan puluhan ribu sekolah direnovasi karena kemampuan pemerintah menyisir anggaran yang kurang produktif dan dialihkan untuk program yang berdampak.
“Ini juga akibat dari keberhasilan kita terus menerus melakukan penyisiran terhadap anggaran-anggaran, Anggaran yang memang dirasa kurang produktif untuk direalokasi ke program-program yang jauh lebih berdampak,” kata Menteri Prasetyo Hadi.
|
Selanjutnya,
Gen-Z Dukung Pembaruan Buku hingga Budaya Baca Buku
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....