Gebrakan Presiden: Perbarui Buku Pelajaran hingga Galakkan Budaya Baca
- 13 Agt 2026 01:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah mendatangkan buku-buku dari ASEAN untuk dibandingkan dengan buku pelajaran di Indonesia
- Pemerintah akan memperbarui buku pelajaran di sekolah
- Pemerintah menargetkan 80.000 sekolah rampung direnovasi tahun 2026
- Budaya baca buku dengan menyediakan bacaan buku yang menarik minat siswa
Pemerintah telah membentuk tim terkait pembaruan buku pelajaran bagi siswa didik. Mensesneg Prasetyo mengatakan tim yang terlibat dari berbagai kementerian dan lembaga seperti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Selanjutnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen); Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Selanjutnya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Beberapa kali kita rapat,” katanya. Tim telah meminta waktu untuk menuntaskan pembaruan buku pelajaran dan diharapkan tahun ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah.
“Tadinya tahun ajaran ini selesai tetapi tim butuh waktu. Kemarin lapor ke presiden minta tambahan waktu, harapan akhir tahun atau paling lambat tahun depan,” ujarnya.
|
Selanjutnya,
Pemerintah Renovasi Puluhan Ribu Sekolah
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....