Pertemuan Indonesia-Tailan: Babak Baru Diplomasi Kemitraan Strategis
- 04 Agt 2026 18:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul melakukan kunjungan resmi pertama ke Indonesia sejak menjabat pada 3 Agustus 2026, menandai fase baru dalam hubungan bilateral kedua negara.
- Pertemuan bilateral menghasilkan berbagai kesepakatan strategis mencakup kerja sama pertahanan, perdagangan, dan pemberantasan kejahatan lintas negara.
- Kunjungan ini memperkuat posisi Indonesia dan Tailan sebagai negara pendiri ASEAN dengan tanggung jawab menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara.
HUBUNGAN Indonesia dan Tailan memasuki babak baru melalui kunjungan resmi Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul ke Indonesia, Senin 3 Agustus 2026. Tidak hanya menjadi lawatan kenegaraan perdana sejak dirinya menjabat, tetapi juga menghasilkan berbagai kesepakatan strategis yang memperluas kemitraan kedua negara.
Kedatangan Anutin di Istana Merdeka menandai dimulainya rangkaian agenda bilateral yang mencakup kerja sama pertahanan, perdagangan, hingga pemberantasan kejahatan lintas negara. Pertemuan tersebut mempertegas posisi Indonesia dan Tailan sebagai dua negara pendiri ASEAN yang memiliki tanggung jawab besar menjaga stabilitas kawasan.
Perdana Menteri Anutin tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 16.53 WIB dengan pengawalan pasukan berkuda. Kehadirannya disambut langsung Presiden Prabowo Subianto melalui upacara kenegaraan yang berlangsung khidmat di halaman Istana.
Puluhan siswa sekolah dasar turut menyambut kedua pemimpin dengan melambaikan Bendera Merah Putih dan bendera Tailan. Setelah lagu kebangsaan kedua negara diperdengarkan, Presiden Prabowo dan PM Anutin menghampiri para pelajar sebelum memasuki Istana Merdeka.
"Kunjungan perkenalan ini, yang sesuai dengan tradisi ASEAN. Merupakan kunjungan resmi pertama Perdana Menteri ke Indonesia," ujar pernyataan Kementerian Luar Negeri Tailan.
Dalam lawatan tersebut, Anutin didampingi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Tailan Sihasak Phuangketkeow. Sementara Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI, serta pejabat tinggi negara.
Selain menghadiri pertemuan bilateral, Anutin dijadwalkan membuka Tailan-Indonesia Business Forum yang mempertemukan pelaku usaha kedua negara. Ia juga menyampaikan pidato di Sekretariat ASEAN mengenai arah masa depan organisasi kawasan tersebut.
Namun, kunjungan tersebut bukan sekadar kunjungan kehormatan. Berbagai kesepakatan yang lahir di Istana Merdeka menjadi penanda dimulainya fase baru hubungan Indonesia–Tailan.
|
Selanjutnya,
Diplomasi yang Dimulai dari Rasa Hormat
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....