Estafet Kepemimpinan BGN dan Masa Depan Program Makan Bergizi Gratis
- 24 Jul 2026 08:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri karena alasan kesehatan, sementara pemerintah memastikan transisi kepemimpinan tidak mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Presiden Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru dengan mandat memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas pelaksanaan Program MBG.
- DPR meminta kepemimpinan baru segera membenahi tata kelola internal BGN, menyelesaikan berbagai persoalan pelaksanaan MBG, serta memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini meminta Kepala BGN yang baru, Sudaryono, segera membenahi tata kelola internal lembaga. Ia meminta adanya pembenahan menyeluruh di tubuh BGN.
Salah satu sorotan yang disampaikan ialah dugaan adanya pegawai BGN yang memiliki dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Yahya menekankan, pentingnya membersihkan internal lembaga dari potensi konflik kepentingan.
Yahya juga berharap Sudaryono mampu memimpin jajaran pejabat baru. Sekaligus membangun kekompakan dan soliditas di lingkungan internal BGN.
"Kepala BGN yang baru harus dapat membersihkan kalangan internal. Sebab, ditengarai banyak pegawai BGN yang mempunyai dapur," ujarnya kepada wartawan, Kamis 23 Juli 2026.
Yahya menyebut, setidaknya ada tiga kebijakan yang perlu diteruskan. Yakni, moratorium pembangunan dapur baru, refocusing penerima manfaat, dan efisiensi anggaran.
Namun, ia menilai moratorium pembangunan dapur tidak boleh berlangsung tanpa batas waktu. Menurutnya, BGN perlu memberikan kepastian kepada dapur-dapur yang telah dibangun melalui klasifikasi yang jelas.
"Terkait moratorium harus ada limitasi waktu supaya bisa memberikan kepastian bagi dapur-dapur yang sudah selesai dibangun. Harus dibuat klasifikasi dapur pada tahap mana yang bisa dilanjutkan dan dapur pada tahap mana yang tidak dapat dilanjutkan," katanya.
Yahya juga berharap Sudaryono mampu memulihkan kepercayaan publik terhadap BGN. Pernyataan tersebut menyusul mencuatnya kasus korupsi yang menyeret lembaga tersebut baru-baru ini.
Menurutnya, citra BGN perlu segera dipulihkan agar masyarakat kembali percaya bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....