Estafet Kepemimpinan BGN dan Masa Depan Program Makan Bergizi Gratis
- 24 Jul 2026 08:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri karena alasan kesehatan, sementara pemerintah memastikan transisi kepemimpinan tidak mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Presiden Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru dengan mandat memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas pelaksanaan Program MBG.
- DPR meminta kepemimpinan baru segera membenahi tata kelola internal BGN, menyelesaikan berbagai persoalan pelaksanaan MBG, serta memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu 22 Juli 2026. Keputusan tersebut disampaikan melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.
Nanik menjelaskan pengunduran dirinya didasari kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Ia juga telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan.
“Saya sampaikan kepada Presiden juga dengan beribu maaf bahwa sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN. Ini demi kesehatan saya, dan karena Presiden merasa prihatin dan kasihan sehingga beliau menyetujuinya,” ujarnya.
Meski mundur dari jabatan Kepala BGN, Nanik mengaku tetap diminta membantu pengawasan lembaga tersebut. "Presiden meminta saya tetap membantu melalui dewan pengawas apabila nantinya struktur tersebut resmi dibentuk dalam waktu mendatang,” katanya.
Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, membenarkan pengunduran diri Nanik. Menurutnya, Nanik akan menjalani pengobatan jantung sehingga membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi kesehatannya.
Pihak Istana menyatakan Presiden menerima pengunduran diri tersebut setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan Nanik. Pemerintah juga memastikan proses transisi kepemimpinan BGN berlangsung tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
“Ibu Nanik berpamitan kepada Presiden untuk menjalani pengobatan jantung. Sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala BGN,” ujarnya.
Dirgayuza menegaskan pelaksanaan tugas dan program BGN tetap berjalan sesuai rencana. Pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan agar pelayanan dan program prioritas tetap terlaksana secara optimal.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, juga membenarkan pengunduran diri Nanik. Hal itu diungkapkan Mensesneg, merespon kabar yang ramai diperbincangkan di media sosial (medsos) hari ini.
Mensesneg menyebut, pengunduran diri Nanik sebagai Kepala BGN tidak hanya disampaikan melalui surat permohonan dan medsos. Permohonan tersebut, ujarnya, juga langsung disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Dapat kami informasikan bahwa benar Ibu Nanik mengajukan permohonan pengunduran diri selaku Kepala Badan Gizi Nasional. Oleh karena alasan kesehatan," kata Prasetyo dalam konferensi persnya, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 22 Juli 2026.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo memutuskan untuk menerima permohonan pengunduran diri Nanik. Mensesneg menyebut, Presiden Prabowo akan sesegera mungkin menunjuk pengganti Nanik sebagai Kepala BGN.
"Karena Badan Gizi Nasional adalah sebuah institusi yang jenis pekerjaannya tidak bisa ditunda, maka dalam waktu sesingkat-singkatnya Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari beliau. Kemudian sesegera mungkin untuk beliau memutuskan menunjuk penggantinya," ujar Mensesneg.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....